Ketua Gapoktan Desa Gelik Selakau Timur Terima Mesin Panen Padi Combine dari Bupati Sambas

Muslimin warga Desa Gelik itu mewakili Gapoktan menghadiri penyerahan 176 unit alat mesin pertanian dari Bupati Satono di Kantor Dinas Pertanian Samba

Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
Tribunpontianak/Imam Maksum
Ketua Gapoktan Meteor Desa Gelik, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, Muslimin menerima penyerahan alsintan dari Bupati Sambas Satono, di Kantor Dinas Pertanian Sambas, Rabu 16 November 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Gabungan Kelompok Pertanian (Gapoktan) Meteor Desa Gelik, Kecamatan Selakau Timur, Kabupaten Sambas, Muslimin, menerima secara simbolis mesin panen padi combine dari Bupati Sambas, Satono pada Rabu 16 November 20222.

Muslimin warga Desa Gelik itu mewakili Gapoktan menghadiri penyerahan 176 unit alat mesin pertanian dari Bupati Satono di Kantor Dinas Pertanian Sambas. Alsintan tersebut di antaranya berupa mesin panen padi, tosa, traktor dan mesin rontok.

"Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan Alsintan dari pemerintah pusat sampai ke kabupaten. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan Alsintan kami petani mendapat kemudahan. Mudahan hasil pertanian kami semakin melimpah amin," kata Muslimin diwawancarai awak media. 

Bantu Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Sambas Serahkan 176 Alsintan Untuk Petani

Bupati Sambas Lantik Pengurus PPDI, Minta Segera Kolaborasi dengan Desa

Muslimin menyebutkan, di Desa Gelik terdapat sebanyak 18 kelompok pertanian. Setiap Poktan kata dia, ada sejumlah lahan pertanian yang berpotensi. Namun ada sebagian yang masih belum terlalu berpotensi.

"Insha Allah dari 18 kelompok itu ada yang sangat berpotensi dan sebagian masih kurang terutama soal pengairan. 
Karena arus air pasang belum sampai ke kelompok lain. Jadi kelompok yang maju adalah pertanian yang dialiri air pasang. Jadi kalau tidak hujan, akan belum," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, luas lahan pertanian di Desa Gelik mencapai 75 hektar. Luas itu cukup memadai untuk lahan pertanian. Kemudian ada juga lahan perkebunan jeruk, kelapa dan sayuran.

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved