Dampak Bahaya Banjir Terhadap Kesehatan dan Lingkungan, Berikut Tips Antisipasinya
Demam tifoid atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Kuman ini bisa menyebar melalui makanan dan air yang ko
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
5) Membangun area tampungan air, seperti tanggul atau waduk. Fungsinya adalah untuk menampung debit air yang meningkat serta dapat dimanfaatkan sebagai irigasi dan sumber air ketika musim kemarau.
6) Menyediakan area resapan air berupa ruang terbuka hijau, taman kota, atau hutan kota yang dapat mencegah genangan air dan menjadi limpasan.
7) Membuat biopori dan sumur resapan sebagai upaya untuk membuat air lebih cepat terserap ke dalam tanah dan tidak tergenang di permukaan.
8) Penertiban pemukiman di wilayah bantaran sungai harus dilakukan, karena dapat menyebabkan pendangkalan dan mengurangi daya tampung sungai.
Secara praktis yang dapat dilakukan sendiri dilakukan untuk mencegah banjir adalah
1) Menata daerah aliran sungai dari hulu ke hilir secara terpadu sesuai dengan fungsi lahan.
2) Membangun sistem pemantauan dan peringatan dini pada wilayah yang sering terkena banjir.
3) Memasang pompa dan penghalang untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan laut. 4) Jangan membangun rumah di bantaran sungai.
Kemudian untuk persipan ditingkat Komunitas adalah 1) Bersama aparat setempat membersihkan lingkungan sekitar, terutama pada saluran air atau selokan dari sampah.
2) Tentukan lokasi Posko Banjir yang tepat untuk pengungsi. Lengkapi dengan fasilitas alat evakuasi, dapur umum, MCK, dan Pasokan air bersih dan 3) Bentuklah tim penanggulangan banjir di tingkat warga.
Adapun hal-hal yang perlu dilakukan jika terjadi banjir yaitu;
1) Matikan listrik di dalam rumah dan hubungi petugas PLN untuk mematikan aliran listrik.
2) Segera mengamankan barang-barang berharga ketempat yang lebih tinggi.
3) Mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sedini mungkin. Apabila akan meninggalkan rumah pastikan dalam keadaan terkunci dan aman.
4) Jangan berjalan atau berkendara di aliran banjir untuk menghindari terseret arus.
Sedangkan yang dilakukan setelah banjir adalah; 1) Secepatnya membersihkan rumah dan halaman dari sisa air banjir, lumpur, dan sampah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Warga-di-Kaliasin-RT-22-RW-04-Kelurahan-Sedau2435rf.jpg)