Peringati Hari Sumpah Pemuda, CMI Gelar Seminar Kepemudaan di Dua Kecamatan Ketapang

seminar ini merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam melindungi generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan....

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Mirna Tribun
CMI
Seminar Kepemudaan yang digelar CMI dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) turut memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan menggelar Seminar Kepemudaan bersama Pelajar SMP dan SMA se-Kecamatan Air Upas dan Marau yang diselenggarakan pada Kamis hingga Jumat 27 – 28 Oktober 2022 di Gedung Serbaguna Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 menjadi momentum untuk kembali semangatkan jiwa nasionalisme dan persatuan bangsa Indonesia.

Mengusung tema “Pencegahan Narkoba dan HIV AIDS Sejak Dini dan Bahaya Bagi Generasi Muda”, seminar ini merupakan bentuk keseriusan perusahaan dalam melindungi generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan HIV AIDS sejak dini.

Turut hadir dalam kegiatan yakni Manager CSR CMI site Air Upas Agustinus Mulyatmojo, Camat Air Upas Nikodemus Erpan, Kepala Dinas Pendidikan Ketapang Ucup Supriatna, Koordinator Bidang Pencegah dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kalbar Yunita Sari, Kapolsek Marau Ipda Dewa Jaya Ferogusta, Pengurus PGRI Kecamatan Air Upas dan para guru serta pelajar.

Manager CSR CMI Site Air Upas Agustinus mengatakan, kegiatan seminar ini merupakan bentuk bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

"Semoga semua semakin mengerti jenis-jenis narkoba seperti apa, serta resiko (impact) ke fisik dan sosialnya apabila digunakan," kata Agustinus.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Bidang Pencegah dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kalbar Yunita Sari menyebut, pihaknya menyambut baik kegiatan seminar pencegahan narkoba yang diselenggarakan PT Cita Mineral Investindo Tbk ini.

CMI Selenggarakan Workshop ESG, Tingkatkan Awareness ESG Menuju Pengelolaan Bisnis Berkelanjutan

Dikatakannya, penyebaran obat-obatan terlarang semakin meluas seiring semakin berkembang kemajuan teknologi.

“Dulu mungkin peredarannya lebih mudah dilacak, sekarang dengan kemajuan teknologi transaksinya sudah bisa dengan online," tegas Yunita.

Sosialisasi dari BNN juga turut menjabarkan jenis-jenis narkoba dan bahaya yang ditimbulkan.

Seperti penggunaan ganja yang dapat menimbulkan efek halusinasi, kemudian juga banyak jenis narkoba yang bisa membuat overdosis, hingga menyebabkan HIV dan AIDS hingga kematian.

Selain itu, juga dipaparkan Undang-Undang pidana bagi pengedar maupun bagi penggunaannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang Ucup Supriatna mengucapkan terima kasih kepada CMI yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Mewakili Dinas Pendidikan dan Pemkab Ketapang, saya mengucapkan terima kasih kepada CMI yang bekerja sama dengan PGRI Air Upas yang telah menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV AIDS ini,” kata Ucup.

PT CMI Raih Penghargaan Silver dalam CSR & Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2022

Pada kegiatan yang sama, apresiasi pun diberikan oleh CMI kepada pelajar yang berprestasi.

Apresiasi diberikan dalam bentuk beasiswa kepada 36 pelajar tingkat SMP dan SMA di tiga Kecamatan yakni Air Upas, Marau dan Kendawangan.

Kegiatan seminar ini juga diikuti beberapa kegiatan lain, seperti perlombaan cerdas cermat, melukis dan pidato.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved