Mengisi Dialog Inspiratif Pemuda Kalbar, Gubernur Ajak Generasi Muda Bangun Kalbar dari Desa
Bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, ketiga pemuda tersebut menjadi pembicara di hadapan 600 pemuda-pemudi yang hadir di Hotel Ibis
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata ( Disporapar) Kalimantan Barat menggelar berbagai acara dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ( HSP ) ke-94 Tahun 2022.
Dimana rangkaiannya berlangsung dari tanggal 21 Oktober hingga puncak HSP di 28 Oktober mendatang.
Pada 21 Oktober lalu misalnya telah dilaksanakan kegiatan Pemuda Peduli Bencana. Berupa penyerahan paket bahan kebutuhan pokok dari pemuda Genporapar kepada Pemerintah Provinsi ( Pemprov ).
Bantuan tersebut ditujukan untuk warga masyarakat yang menjadi korban bencana banjir di beberapa kabupaten/kota se-Kalbar.
Baca juga: Harisson Dikukuhkan Sebagai Ketua Korpri Provinsi Kalbar Masa Bakti 2022-2027
Selanjutnya pada 26 Oktober, dilaksanakan lima kegiatan sekaligus. Salah satunya Dialog Inspiratif Pemuda Kalbar dengan tema Bersatu Bangun Kalbar.
Acara dialog itu menghadirkan para pemuda Kalbar yang berprestasi di bidangnya masing-masing. Di antaranya ada Syarif Muhammad Fitriansyah pemuda asal Kota Pontianak yang saat ini masih menjabat sebagai Asisten Ajudan Presiden Republik Indonesia (RI).
Lalu Rudi Hartono pemuda pelopor bidang Sumber Daya Alam (SDA) dan Pariwisata yang berhasil meraih penghargaan Kalpataru asal Kabupaten Kubu Raya. Dan yang terakhir, Bambang Iswanto pemuda asal Kabupaten Sambas yang menjadi tokoh pemuda inovator digital.
Bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji, ketiga pemuda tersebut menjadi pembicara di hadapan 600 pemuda-pemudi yang hadir di Hotel Ibis, Rabu 26 Oktober 2022.
Selain mendengarkan para pembicara, para tamu yang hadir juga berkesempatan untuk berdialog atau tanya jawab langsung.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sutarmidji berpesan kepada generasi muda untuk terus mempersiapkan diri dalam berkompetisi, sebagai upaya meraih cita-cita yang diinginkan. Karena tantangan ke depan menurutnya akan semakin besar. Sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan (skill) dan bisa membaca peluang, harus dipersiapkan dari para pemuda.
“Makanya kami hadirkan beberapa anak muda yang memiliki prestasi luar biasa ini. Sehingga ini bisa menginspirasi yang lain. Artinya saat ini untuk menjadi apapun sebenarnya bisa, asalkan mempersiapkan diri dan bisa menjawab tantangan yang dihadapi dan lalui,” pesannya.
Orang nomor satu di Kalbar itu juga mengajak generasi muda untuk bisa membaca peluang yang ada di desa-desa. Jangan semuanya menumpuk di perkotaan, tapi juga harus mau kembali ke desa dan membangun kampung halaman dengan potensi yang ada.
“Kalau siap dengan kompetisi di perkotaan silahkan (di kota). Akan tetapi jika ingin berbuat sesuatu, dimulai dari desa itu lebih bagus. Karena anak muda harus bisa memulai dari bawah, sehingga akan membawa dia sangat dewasa ketika sampai ke puncak,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari yang turut hadir dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, dialog inspiratif yang diadakan memberikan ruang, serta waktu kepada para pemuda Kalbar untuk bersilaturahmi dan saling menginspirasi.
“Sekaligus merapatkan barisan serta menyamakan persepsi derap langkah, agar bersatu membangun Kalbar di era millennial kepemudaan sekarang ini,” katanya.