Pemilu 2024

Survei Litbang: Nomor Urut Parpol Tak Berpengaruh Pada Elektoral saat Pemilu 2024!

Survei Litbang Kompas menemukan bahwa penggunaan nomor urut Parpol tidak akan berpengaruh pada elektoral saat Pemilu 2024.

Tribunnews
Ilustrasi Surat Suara Pemilu 2024- Rencana penyederhanaan surat suara, Hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas menemukan jika nomor urut partai politik tak akan mempengaruhi elektoral di Pemilu, survei tersebut dilakukan kepada responden berdasarkan pengalaman responden di Pemilu 2019. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Survei Litbang Kompas menemukan bahwa penggunaan nomor urut Parpol tidak akan berpengaruh pada elektoral saat Pemilu 2024.

Berdasarkan temuan Litbang Kompas pada saat hendak mencoblos surat suara di TPS, hanya 10,4 persen responden yang mengaku memperhatikan nomor urut Partai Politik ( Parpol ).

Responden mengaku pada saat pencoblosan yang diperhatikan hanya nama dan gambar calon dengan persentase 33,4 begitu juga untuk gambar Parpol hanya mendapatkan persentase 27,1.

Sementara itu 12,5 persen responden mengaku telah memperhatikan seluruh isi surat suara termasuk nomor urut.

Di samping itu, ada yang mengatakan saat di TPS tidak memperhatikan surat suara dan hanya asal memilh (8,9 persen).

Adapun survei yang dilakukan Litbang Kompas kepada responden adalah berkaca pada pengalaman responden saat Pemilu 2019 sebelumnya.

Survei Indikator, Peluang Menang Tinggi Jika Ganjar Duet Dengan Erik Tohir Pilpres 2024!

Jumlahnya sebesar 63,6 persen responden.

Kemudian, 13,4 persen responden tidak tahu dengan nomor urut Partai Politik  ( Parpol ) yang mereka pilih pada Pemilu 2019.

Sementara, responden yang mengaku ingat namun salah menyebutkan nomor urut partai pilihan mereka sebesar 9 persen.

Angka itu lebih besar dibanding responden yang mengaku ingat dan mampu menyebutkan nomor urut partai politik pilihan mereka dengan benar yakni 6,3 persen.

Saat ditanya apakah setuju jika pada Pemilu 2024 Partai Politik ( Parpol ) kembali menggunakan nomor urut yang sama dengan Pemilu 2019, sebanyak 66,4 persen responden mengaku setuju.

Lalu, 25 persen responden mengaku tidak setuju dan 8,6 persen responden menjawab tidak tahu.

Tahapan Pemilu 2024, KPU Perbolehkan Maximal 300 Pemilih Setiap TPS!

Oleh karenanya, mengacu pada rekam jejak hasil pemilu sebelumnya, nomor urut yang berubah-ubah nyatanya tidak memengaruhi potensi elektoral Partai Politik.

Sebaliknya, nomor urut calon anggota legislatif ( Caleg ) justru lebih berdampak elektoral.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved