Pola Hidup Sehat

Daftar 9 Buah yang Baik untuk Menjaga Kadar Gula Darah dari Diabetes

Sebut saja kandungan serat dalam buah yang terbukti efektif memperlambat penyerapan nutrisi di dalam tubuh, sehingga gula darah tidak cepat naik menda

AFP PHOTO / Christof Stache
Piring berisi buah-buahan untuk cegah naiknya kadar gula darah. 

Meski terasa manis, buah apel sangat baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes karena kandungan nutrisinya dapat mengonstrol kadar gula darah di dalam tubuh.

Buah apel di antaranya mengandung vitamin A, vitamin C, kalsium, zat besi, dan serat yang tinggi. Buah apel juga memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga dapat mencegah peningkatan kadar gula darah secara drastis.

Sementara, kandungan serat pada buah apel dapat bermanfaat untuk membuat perut kenyang lebih lama dan memperlambat penyerapan nutrisi seperti gula ke dalam aliran darah.

Selain mengontrol diabetes, buah apel dilaporkan memiliki banyak manfaaf kesehatan lain, seperti:

Melindungi tulang
Mengobati asma
Mencegah Alzheimer
Menurunkan kadar kolesterol
Mencegah kankerparu-paru
Kanker payudara
Kanker usus
Mengurangi bobot badan
Mengonsumsi satu buah apel diperkirakan dapat mengurangi asupan kalori sebanyak 15 persen.

Sementara, mengonsumsi satu buah apel sebelum makan dapat mengurangi 185 kalori atau setara dengan penurunan bobot badan sebanyak 0,68 kg/bulan atau 9,07 kg/tahun.

Bercak Kulit Gelap di Lipatan Jadi Tanda Diabetes Tipe 2, Waspada 9 Gejala Lainnya

8. Aprikot

Aprikot memiliki kandungan fiber dan karotenoid yang tinggi.

Kandungan tersebut membuat buah apricot dapat digunakan sebagai antiosidan penjegal penyakit diabetes, sebagai pereda diare atau konstipasi, membantu detoksifikasi, dan regenerasi cairan tubuh.

Aprikot dapat dimakan langsung maupun dikonsumsi setelah dikeringkan.

Aprikot direkomendasikan juga untuk dikonsumsi oleh meraka yang menderita ginjal lithiasis, lithiasis empedu, kekurangan vitamin A, wanita hamil, orang tua, atau remaja.

Dalam 100 gram buah aprikot mentah, dapat terkandung energi sebesar 201 kJ (48 kilo kalori), karbohidrat 11 gram, gula 9 gram, diet serat 2 gram, lemak 0,4 gram, protein 1,4 gram, vitamin A setara 96 mg, betakaroten 1.094 mg, vitamin C 10 mg, dan zat besi 0,4 mg.

Mengonsumsi buah aprikot pada dasarnya dapat bermanfaat untuk menjaga kestabilan kadar gula darah agar tetap normal.

Buah aprikot juga dapat dikonsumsi untuk membantu mengatus tekanan darah, mengurangi infeksi saluran kemih, serta efektif menurunkan kadar kolesterol.

Sebagai saran, saat memakan aprikot, hindari mengonsumsi bagian ujung biji aprikot.

Bagian tersebut pasalnya mengandung konsentrat unsur kimia yang dapat mengakibatkan ketidakseimbangan dalam proses tubuh.

Buanglah bagian ujung biji sebelum mengonsumsinya.

Selain itu, jangan makan lebih dari lima buah aprikot dalam sehari.

9. Pepaya

Buah sering dikonsumsi masyarakat Indonesia dan terkenal mampu melancarkan pencernaan.

Tak hanya serat, buah bernama latin Carica papaya ini juga mengandung antioksidan, seperti betakaroten (vitamin A), vitamin C, vitamin B kompleks, flavonoid, asam folat, pantotenat, mineral, kalsium, dan magnesium.

Buah pepaya juga rendah gula, sehingga sangat baik dikonsumsi penderita diabetes atau diabetes.

Kandungan nutrisi pada pepaya bahkan mampu menghasilkan beragam manfaat lain, sebagai berikut:

Menyingkirkan radikal bebas penyebab kanker
Mencegah hipertensi
Meningkatkan kesehatan jantung (kardiovaskular)
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Mempercepat penyembuhan luka pada kulit
Meredakan peradangan
Mencegah pembentukan penyakit katarak di mata
Menurunkan risiko emfisema pada perokok aktif dan perokok pasif (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved