Pola Hidup Sehat

Cara yang Tepat Menangani Kambuhnya GERD di Malam Hari

Untuk mengurangi kemungkinan asam lambung naik kembali ke kerongkongan ketika tidur, penting untuk mengatur posisi tidur agar setengah duduk.

Kolase / Tribunpontianak.co.id / sid
Penyakit Gerd yang memiliki beragam gejala dan rasa sakit bagi penderitanya dan perbedaannya dengan maag 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Refluks asam, juga disebut GERD atau gangguan refluks gastroesofagus, terjadi ketika asam dari perut yang digunakan untuk mencerna makanan, naik ke mulut Anda melalui kerongkongan.

Penderita Gastroesophageal reflux disease (Gerd) mungkin pernah merasakan terbangun di tengah malam karena asam lambungnya naik.

Kondisi ini bisa terjadi karena berbaring di permukaan yang datar secara gravitasi tidak memungkinkan makanan dan asam turun melalui kerongkongan ke sistem pencernaan .

Jika kondisi ini sering terjadi, kualitas tidur akan terganggu dan pada akhirnya juga memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari GERD ? Yuk, kita simak.

Gejala Utama Gerd yang Perlu Diwaspadai dan Cara Penanganan Cepat

1. Mengunyah makanan secara perlahan

Ketika makan, pastikan mengunyah makan secara perlahan dan sempurna, serta hindari makan terburu-buru.

Bahkan ketika makanan yang dikonsumsi sudah lembut, proses pengunyahan tetap dibutuhkan.

"Karena pada saat proses mengunyah sudah mempersiapkan lambung mengolah makanan. Jadi pada saat mengunyah, enzim sudah bekerja."

"Tapi kalau langsung ditelan, tidak ada enzimnya. Itu yang bikin perut jadi enggak enak, makanan seperti enggak dicerna," ujarnya dalam Instagram Live bersama Eka Hospital BSD,

2. Beri jarak antara makan malam dan tidur

Menurut Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentero hepatologi, Dr dr Nella Suhuyanly SpPD-KGEH, beri jeda antara waktu makan malam dan tidur setidaknya dua hingga tiga jam.

Semakin berat jenis makanan yang dikonsumsi saat makan malam, misalnya mengonsumsi Nasi Padang, maka jarak antara waktu makan dan tidur juga harus lebih panjang, misalnya tiga hingga empat jam.

Apakah GERD Berbahaya? Apa yang Perlu Diwaspadai dari Penyakit Ini

3. Posisi tidur setengah duduk

Untuk mengurangi kemungkinan asam lambung naik kembali ke kerongkongan ketika tidur, penting untuk mengatur posisi tidur agar setengah duduk.

Tapi ingat, posisi setengah duduk bukan berarti menaruh lebih banyak bantal di bawah leher.

Nella menganjurkan menaruh satu bantal di bawah pinggang dan dua bantal di bawah punggung.

"Jadi posisinya setengah duduk. Itu akan sangat membantu untuk mengurangi keluhan GERD tengah malam," ucapnya.

4. Makan porsi kecil

Lebih baik makan lebih dari tiga kali sehari namun dalam porsi kecil daripada hanya makan tiga kali sehari namun dalam porsi besar.

Mengapa Asam Lambung Berbeda dengan GERD?

5. Berhenti merokok

Merokok bisa menyebabkan kekuatan katup di kerongkongan berkurang atau lebih longgar. Kondisi ini pada akhirnya bisa memperburuk kondisi GERD .

6. Menghindari pakaian ketat

Menurut Healthline, hal lain yang bisa dilakukan untuk mencegah Gerd kambuh saat tidur adalah menghindari pakaian ketat, terutama di area pinggang.

Arti Gerd Dalam Medis dan Seberapa Bahaya Dibandingkan dengan Penyakit Maag

7. Berjalan santai

Setelah makan malam, usahakan berjalan-jalan ringan atau beraktivitas untuk membantu mempercepat proses pencernaan dan mengurangi risiko asam lambung naik ke kerongkongan ketika tidur.

GERD yang tidak diobati bisa berujung pada komplikasi serius. Oleh karena itu, cobalah menerapkan tips pencegahannya agar GERD tidak kambuh saat tidur.

Jika masih mengalami keluhan yang sama meskipun sudah melakukan beberapa upaya pencegahan, berbicaralah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved