Triwulan Tiga 2022, KUR dan Ultra Mikro Meningkat, Kanwil DJPb Kalbar : Ekonomi Kalbar Positif

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat Imik Eko Putro di aula DPJb

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Kepala Kanwil DPJb Kalbar Imik Eko Putro saat menyampaikan kinerja APBN di Kalbar, Selasa 27 September 2022. Tribun Pontianak Ferryanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memasuki Triwulan tiga tahun 2022, perekonomian Kalimantan Barat dinilai mengalami pertumbuhan positif.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat Imik Eko Putro di aula DPJb, Selasa 27 September 2022.

Imik Eko Putro menyampaikan, turunnya angka konfirmasi positif kasus Covid 19 di Kalbar turut membantu membuat trend positif pertumbuhan ekonomi Kalbar, dengan sejumlah nilai surplus dari APBN.

Saat ini mobilitas masyarakat semakin baik dengan diimbangi dengan berbagai kegiatan usaha yang terus berjalan.

Baca juga: KPU Kalbar Sudah Menyampaikan Kebutuhan Anggaran Pilkada 2024 ke Pemprov

"APBN ada sisi belanja dan Pendapatan, dari sisi pendapatan pajak, bea cukai, juga ada dari PNBP, dari lelang, dan semua mengalami peningkatan, trennya naik, harapannya akhir tahun pertumbuhan sesuai dengan yang ditargetkan,"ujarnya.

Kemudian, dari sisi belanja ia mengatakan ada dinamika yang terjadi, bila dibandingkan dengan tahun 2021, belanja pada tahun Agustus 2022 masih dibawah tahun sebelumnya.

Untuk hal itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait optimalisasi anggaran.

", Secara umum cukup bagus dari sisi masih cukup bagus penerimaan walaupun butuh akselerasi dibelanja,"katanya

"Untuk dari sisi APBD dari sisi pendapatan cukup tinggi dibanding sisi belanja, dan kami juga harapkan untuk sisi belanja APBD ada akselarasi juga sehingga alokasi anggaran yang disiapkan bisa terwujud dengan program, output atau outcome yang bisa dirasakan oleh masyarakat di Kalbar,"Tuturnya.

Lebih jauh, yang membuat trend pertumbuhan ekonomi di Kalbar semakin baik pada tahun ini diungkapkan Imik dapat dilihat dari data KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan Ultra Mikro.

Berdasarkan data, penyaluran KUR pada tahun 2021 hingga akhirnya tahun di Kalbar berkisar 3,6 Triliun Rupiah.

Namun di tahun 2022 hingga menjelang akhir September angka tersebut sudah terlampaui, dengan penyaluran KUR hingga September 2022 ini sudah mencapai 3,7 Triliun Rupiah.

", Artinya saat ini sudah melebihi realisasi tahun lalu, termasuk Ultra Mikro dibawah 10 juta pinjamannya, tahun lalu hanya 40 milyar satu tahun, dan tahun ini sampai September sudah mencapai 63 milyar,",

"Sehingga saat ini pelaku usaha kecil sudah berani melakukan aktivitas ekonomi dengan pinjaman usaha dan lain - lain, dan ada semangat yang menjadi pendorong bagi kita semua,"jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved