Norsan Pimpin Rakor Persiapan Kunker Cegah Stunting Oleh Dharma Pertiwi ke Kalbar

Wakil Gubernur Kalimantan Barat berharap dengan Pelaksanaan Rakor ini masing-masing Instansi sudah memahami tugasnya masing-masing,

Penulis: Maskartini | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Adpim Pemprov Kalbar
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Ruddy Trenggono, Memimpin Rapat Koordinasi persiapan Kunjungan Kerja Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa Ke Kalimantan Barat beberapa hari kedepan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Asisten Teritorial Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Ruddy Trenggono, Memimpin Rapat Koordinasi persiapan Kunjungan Kerja Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa Ke Kalimantan Barat beberapa hari kedepan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Kalimantan Barat di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Rabu 21 September 2022.

Rapat Koordinasi tersebut membahas hal-hal teknis dan Pembagian tugas kepada para pihak terhadap tanggung jawabnya dari masing - masing  pelaksanaan beberapa kegiatan yang telah direncanakan.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat berharap dengan Pelaksanaan Rakor ini masing-masing Instansi sudah memahami tugasnya masing-masing, dan dengan semua pihak  bekerjasama nantinya dapat saling mengisi dan kompak, serta sukses dalam pelaksanaannya. 

730 Lulusan UPB Pontianak dengan IPK Tinggi Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah

"Saya berharap, masing - masing instansi yang diberi tanggung jawab, untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Apabila ada hal-hal atau permasalahan untuk dapat segera dikoordinasikan dan dikomunikasikan," ungkap Ria Norsan.

Seperti kita ketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya dengan mengerahkan semua potensi yang ada untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Barat dari 29,8 persen (berdasarkan data SSGI Tahun 2021) dan 17,24 persen (berdasarkan data e-PPGBM Tahun 2021.

Untuk mencapai target nasional Provinsi Kalimantan Barat ditargetkan untuk menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 17,07 persen pada tahun 2024.

Adapun upaya yang dilakukan saat ini adalah dengan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui tim dan satgas, kemudian mengajak pola hidup sehat, dan mengajak masyarakat untuk memberikan asupan gizi kepada anak-anak. 

Wagub Kalbar juga sebelumnya gencar melakukan rakor, sosialisasi hingga turun langsung meninjau masyarakat untuk memberikan pemahaman akan resiko dan pencegahan serta penanganan stunting di beberapa kabupaten yakni Kab. Sambas, Singkawang, Mempawah, Sambas, Kapuas Hulu, Sanggau dan Sekadau. 

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Kalbar, Linda Purnama, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Plt Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Muslimat Perwakilan Kapolda Kalimantan Barat, Perwakilan Danlanud, Perwakilan Lantamal dan Jajaran Kodam XII/Tanjungpura. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved