Penemuan Jasad
Polres Mempawah Berhasil Amankan Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Kakek di Wajok
Raden Petit mengungkapkan keduanya masih diperiksa oleh petugas, dan petugas masih kesulitan memintai keterangan keduanya karena mereka masih dalam pe
Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polres Mempawah telah berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan pria berusia 65 tahun di Kebun Sayur, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada Selasa 20 September 2022.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya menyampaikan bahwa saat ini kepolisian telah berhasil mengamankan terduga pelaku.
Terduga pelaku yang diamankan berjumlah dua orang.
"Untuk terduga pelaku yang diamankan saat ini dua orang pria,"ujar Kombespol Raden Petit Wijaya, Rabu 21 September 2022.
Raden Petit mengungkapkan keduanya masih diperiksa oleh petugas, dan petugas masih kesulitan memintai keterangan keduanya karena mereka masih dalam pengaruh minuman keras.
"Saat ini masih diperiksa, Kendalanya dalam pemeriksaan para terduga pelaku masih dalam kondisi pengaruh miras, untuk indikasi motifnya sih masalah lahan,",ungkap Kabid Humas.
Sebelumnya diberitakan, Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di kawasan kebun sayur jalan Sungai Selamat Dalam, desa Wajok Hulu, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa 20 September 2022 malam.
• Kakek 65 tahun Diduga Dibunuh di Kebun Sayur, Kasus Ditangani Polres Mempawah
Korban ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka ditubuhnya.
Lokasi ditemukannya jasad korban cukup sulit diakses, lokasi kejadian berada di belakang rumah warga kawasan kebun sayur dengan akses jalan berlumpur serta tidak ada penerangan, dan membutuhkan waktu beberapa menit dari jalan utama menuju ke lokasi.
Saat ini petugas kepolisian dari Polresta Pontianak sudah berada di lokasi guna melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.
Diketahui korban berinisial MA yang merupakan warga setempat.
Ditemui di lokasi kejadian, Istri korban berinisial AS (53) mengatakan bahwa dirinya beserta sang menantu yang menemukan korban pertama kali dalam kondisi tak bernyawa di lokasi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa sang suami telah pamit pergi keluar rumah sejak siang hari untuk menemui temannya.
Namun, hingga menjelang malam sang suami tak kunjung kembali.
Kemudian, ia bersama menantu perempuannya mencari sang suami ke rumah seorang warga yang diduga menjadi tujuan sang suami.