BKPSDMAD Sambas Masih Tunggu Keputusan Lanjutan Terkait Penghapusan Tenaga Honorer

Dedie Noor menjelaskan, saat ini jumlah tenaga honorer yang ada di Kabupaten Sambas mencapai jumlah 4336 per Desember 2021.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Imam Maksum
Kantor BKPSDMAD Kabupaten Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasubid Pengadaan dan Pensiun, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah (BKPSDMAD) Kabupaten Sambas Dedie Noor mengatakan, saat ini keputusan penghapusan tenaga honorer masih belum bisa diputuskan. 

"Terkait isu penghapusan tenaga honorer 2023 nantinya masih belum ada keputusan, sementara hari ini ada pertemuan Bupati seluruh indonesia dengan Menpan RB, Mendagri, Kemendikbud terkait salah satunya membahas penghapusan tenaga honorer, mungkin kami menunggu hasil resume pertemuan tersebut dahulu," katanya Rabu 21 September 2022.

Dedie Noor menjelaskan, saat ini jumlah tenaga honorer yang ada di Kabupaten Sambas mencapai jumlah 4336 per Desember 2021.

Pihaknya pun sedang melakukan pendataan ulang tenaga honorer di Kabupaten Sambas.

Bertemu Menpan RB Abdullah Azwar Anas, Bupati Satono Perjuangkan Nasib Honorer

"Sekarang lagi pendataan ulang tenaga honorer, sebagaimana surat Menpan dan sudah disampaikan terakhir 29 September 2021, namun pada Desember 2021 jumlah tenaga honorer Kabupaten Sambas mencapai jumlah 4.336," ucapnya.

Dia merincikan sesuai dengan jenis pekerjaan diperkirakan guru honorer jumlahnya mendominasi dengan total mencapai 1864 orang. 

"Jika lebih rinci sesuai dengan pekerjaan diperkirakan Guru honorer 1864, tenaga kependidikan 647, tenaga kesehatan berjumlah 849 dan tenaga teknis 976," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved