Pola Hidup Sehat

Mengatasi Sindrom Kelelahan Kronis dengan 3 Cara, Gejala dan Penyebab Faktor Risikonya

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa tidak ada pengobatan pasti untuk menyembuhkan sindrom kelelahan kronis.

AFP
Pasien yang mengalami depresi, stres, atau rasa cemas akan diberikan resep antidepresan atau obat untuk mengurangi rasa cemas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Banyak dari manusia sering merasa slelah dan sulit untuk merasa bahagia.

Hal ini bisa saja kita terkena sindrom lelah yang berkepanjangan serta dampak psikologis bagi diri kita sendiri.

Merasa lelah adalah hal yang wajar.

Namun, rasa lelah yang dirasakan lebih dari enam bulan bisa jadi merupakan gejala sindrom kelelahan kronis.

Seseorang dengan sindrom ini akan sangat terganggu dalam melakukan aktivitas karena selalu merasa lelah.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental, Ketahui Lelah Fisik yang Bisa Sebabkan Depresi

Mayo Clinic menjelaskan bahwa sindrom kelelahan kronis tidak memiliki penyebab yang pasti secara medis, namun terdapat beberapa gejala, seperti:

  • Kelelahan
  • Kesulitan dalam mengingat atau berkonsentrasi
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher atau ketiak
  • Rasa nyeri pada otot atau sendi tanpa penyebab khusus
  • Rasa pusing yang bertambah parah ketika bergerak dari posisi tidur atau duduk ke berdiri
  • Tidur yang tidak menyegarkan
  • Rasa lelah setelah melakukan kegiatan fisik atau mental
  • Jika tidak teratasi dengan baik, WebMD menyebutkan bahwa akan muncul beberapa risiko, seperti sulit tidur, tidak bisa menjalani kegiatan dengan baik, hingga merasa depresi.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa tidak ada pengobatan pasti untuk menyembuhkan sindrom kelelahan kronis.

Penyebab Utama Tubuh Terasa Mudah Lelah Padahal Tidak Beraktivitas Berat

Meskipun begitu, mencari tahu bagaimana mengatur aktivitas dengan baik serta dibarengi dengan obat dan terapi bisa mengurangi gejala dari kondisi ini.

Berikut adalah cara mengatasi sindrom kelelahan kronis menurut CDC.

1. Mengatur kegiatan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved