Pola Hidup Sehat

Mengatasi Sindrom Kelelahan Kronis dengan 3 Cara, Gejala dan Penyebab Faktor Risikonya

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa tidak ada pengobatan pasti untuk menyembuhkan sindrom kelelahan kronis.

AFP
Pasien yang mengalami depresi, stres, atau rasa cemas akan diberikan resep antidepresan atau obat untuk mengurangi rasa cemas. 

Penderita sindrom kelelahan kronis akan merasa kesulitan untuk tidur.

Untuk itu, perlu dibangun kebiasaan tidur yang baik.

Tetapi jika tidak berhasil, maka dokter akan memberikan resep obat tidur untuk mengatasi masalah ini.

Capek Karena Perjalanan Jauh? Coba ara Ampuh Menghilangkan Lelah usai Mudik Lebaran

3. Mengonsumsi obat sesuai kondisi yang dialami

Gejala yang timbul dari sindrom kelelahan kronis akan menentukan obat yang perlu dikonsumsi.

Jika pasien mengalami masalah dengan otot dan sendi, maka dokter akan merekomendasikan asetaminofen atau parasetamol, aspirin, atau ibuprofen.

Peregangan otot, terapi, dan akupuntur juga akan membantu dalam meringankan masalah otot dan sendi yang dirasakan.

Pasien yang mengalami depresi, stres, atau rasa cemas akan diberikan resep antidepresan atau obat untuk mengurangi rasa cemas.

Namun, pemberian antidepresan bisa memberikan efek samping pada beberapa pasien sehingga konsultasi dengan psikiater bisa menjadi alternatif untuk meringankan gejala sindrom kelelahan kronis. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved