Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan Orang yang Sudah Meninggal Dunia, Simak Cek Disini!

Pasalnya hal ini akan melindungi karyawan bila terjadi kecelakaan kerja, sehingga bisa berobat tanpa mengeluarkan biaya apapun.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi Uang Tunai BPJS Ketenagakerjaan, Artikel ini membahas bagaimana cara seorang mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan untuk orang yang telah meninggal dunia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jaminan Perlindungan Ketenagakerjaan berupa Kartu BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi seorang karyawan yang bekerja, terlebih jika karyawan tersebut bekerja untuk waktu yang lama.

Setiap perusahan wajib untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh Pekerja dan agar karyawan mendapatkan perlindungan saat bekerja.

Pasalnya hal ini akan melindungi karyawan bila terjadi kecelakaan kerja, sehingga bisa berobat tanpa mengeluarkan biaya apapun.

Sebagaimana aturan klaim Badan Penyelanggara Jaminan Sosial ( BPJS ), Klaim pencairan dapat dilakukan apabila seorang karyawan telah berhenti bekerja dan atau diberhentikan akibat Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ).

Memberikan kemudahan bagi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan nama Jaminan Kematian.

Jaminan kematian berupa uang tunai yang diberikan kepada ahli waris atau keluarga dari BPJS Ketenagakerjaan.

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Jika Terjadi PHK Oleh Perusahaan Tempat Bekerja

Jaminan kematian merupakan bagian dari asuransi ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dan sedang aktip kepesertaannya di BPJS kesehatan.

Aturan klaim ini merujuk pada peraturan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelanggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan JKM dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Ahli waris selanjutnya akan menerima uang tunai dari Jaminan Kematian dengan segala persyaratan yang diserahkan langsung di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan.

Nantinya sang ahli aris akan menerima pembayaran tersebut paling lama tiga hari kerja setelah.
Berikut adalah cara klaim jaminan kematian sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved