Pola Hidup Sehat

Konsumsi Sarang Lebah, Tinggi Nutrisi Tetapi Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Mengapa?

Komponen utama sarang lebah adalah madu mentah, yang menawarkan sejumlah kecil protein, vitamin, dan mineral, namun terdiri dari 95-99 persen gula dan

TRIBUNPONTIANAK- INSTAGRAM
Untuk meminimalisasi risiko yang terjadi, mungkin sebaiknya menghindari makan sarang lebah dalam jumlah besar setiap hari. 

Selain itu, madu mentah cenderung tidak terkontaminasi dengan pemanis seperti sirup jagung fruktosa tinggi dan juga cenderung mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan madu olahan.

Antioksidan adalah senyawa bermanfaat yang dapat meningkatkan kesehatan, mengurangi peradangan, dan melindungi tubuh dari penyakit.

Begini Cara Mudah Bikin Salad Buah Madu Yoghurt, Kreasi Dessert untuk Lebaran

Kadar antioksidan bisa mencapai 4,3 kali lebih tinggi pada madu mentah dibandingkan pada madu olahan.

Polifenol adalah jenis antioksidan utama madu. Penelitian menunjukkan, polifenol dapat membantu mengurangi risiko diabetes, demensia, penyakit jantung, dan bahkan jenis kanker tertentu.

Sarang lebah juga mengandung lilin lebah, yang menyediakan asam lemak rantai panjang yang menyehatkan jantung. Senyawa ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Potensi bahaya

Sarang lebah umumnya dianggap aman untuk dimakan, namun karena mengandung madu, maka berisiko terkontaminasi spora C. botulinum.

Ini sangat berbahaya bagi wanita hamil dan anak-anak di bawah usia 12 bulan.

Cara Terapi Madu Khusus Penderita Asam Lambung dan GERD

Dalam beberapa kasus, makan sarang lebah dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Untuk meminimalisasi risiko ini terjadi, mungkin sebaiknya menghindari makan sarang lebah dalam jumlah besar setiap hari.

Selain itu, orang yang alergi terhadap racun lebah atau serbuk sari mungkin perlu berhati-hati saat makan sarang lebah, karena dapat menyebabkan reaksi alergi.

Penting juga untuk dicatat bahwa meskipun banyak manfaat potensial, sarang lebah sangat tinggi gula sehingga tidak boleh dimakan terlalu banyak. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved