Pola Hidup Sehat
Konsumsi Sarang Lebah, Tinggi Nutrisi Tetapi Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Mengapa?
Komponen utama sarang lebah adalah madu mentah, yang menawarkan sejumlah kecil protein, vitamin, dan mineral, namun terdiri dari 95-99 persen gula dan
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Produk madu kini memang banyak di gunakan untuk segala jenis makanan dan minuman.
Tengah viral video memakan sarang lebah yang tampak nikmat dan menggunggah selera.
Sarang lebah yang dikonsumsi juga tidak sembarangan loh.
Sarang lebah adalah produk alami yang dibuat oleh lebah madu untuk menyimpan madu dan serbuk sari sekaligus rumah bagi mereka.
Sarang lebah terdiri dari serangkaian sel heksagonal yang dibuat dari lilin lebah, yang umumnya mengandung madu mentah.
• Penderita Diabetes Dianjurkan Konsumsi Madu, Ini Anjuran Minum dalam Sehari
Selain terdapat madu, sarang lebah mungkin juga mengandung beberapa bee pollen, propolis, dan royal jelly, yang merupakan produk lain dari lebah madu.
Apakah sarang lebah aman untuk dimakan?
Dilansir dari Healthline, sarang lebah madu dapat dikonsumsi, termasuk madu dan sel-sel lilin yang mengelilinginya.
Madu mentah yang terdapat pada sarang memiliki konsistensi yang lebih bertekstur.
Selain itu, sel-sel lilin juga dapat dikunyah dengan tekstur yang mirip permen karet.
• Ikut Panen Madu Kelompok Tani Binaan Pemda, Sekda Panjat Langsung Pohon Sarang Lebah Hutan
Sarang lebah tinggi nutrisi
Sarang lebah madu kaya akan karbohidrat dan antioksidan serta mengandung sejumlah kecil nutrisi lainnya.
Komponen utama sarang lebah adalah madu mentah, yang menawarkan sejumlah kecil protein, vitamin, dan mineral, namun terdiri dari 95-99 persen gula dan air.
Karena belum diproses, madu mentah mengandung enzim seperti glukosa oksidase, yang memberikan sifat antimikroba dan antibakteri pada madu.
Enzim tersebut dihancurkan oleh pemanasan dan penyaringan yang digunakan untuk memproses sebagian besar madu komersial.
Selain itu, madu mentah cenderung tidak terkontaminasi dengan pemanis seperti sirup jagung fruktosa tinggi dan juga cenderung mengandung lebih banyak antioksidan dibandingkan madu olahan.
Antioksidan adalah senyawa bermanfaat yang dapat meningkatkan kesehatan, mengurangi peradangan, dan melindungi tubuh dari penyakit.
• Begini Cara Mudah Bikin Salad Buah Madu Yoghurt, Kreasi Dessert untuk Lebaran
Kadar antioksidan bisa mencapai 4,3 kali lebih tinggi pada madu mentah dibandingkan pada madu olahan.
Polifenol adalah jenis antioksidan utama madu. Penelitian menunjukkan, polifenol dapat membantu mengurangi risiko diabetes, demensia, penyakit jantung, dan bahkan jenis kanker tertentu.
Sarang lebah juga mengandung lilin lebah, yang menyediakan asam lemak rantai panjang yang menyehatkan jantung. Senyawa ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Potensi bahaya
Sarang lebah umumnya dianggap aman untuk dimakan, namun karena mengandung madu, maka berisiko terkontaminasi spora C. botulinum.
Ini sangat berbahaya bagi wanita hamil dan anak-anak di bawah usia 12 bulan.
• Cara Terapi Madu Khusus Penderita Asam Lambung dan GERD
Dalam beberapa kasus, makan sarang lebah dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
Untuk meminimalisasi risiko ini terjadi, mungkin sebaiknya menghindari makan sarang lebah dalam jumlah besar setiap hari.
Selain itu, orang yang alergi terhadap racun lebah atau serbuk sari mungkin perlu berhati-hati saat makan sarang lebah, karena dapat menyebabkan reaksi alergi.
Penting juga untuk dicatat bahwa meskipun banyak manfaat potensial, sarang lebah sangat tinggi gula sehingga tidak boleh dimakan terlalu banyak. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News