Doa Katolik

Bacaan Injil Renungan Katolik Rabu 31 Agustus 2022 Hari Minggu Biasa XXII Lengkap Mazmur Tanggapan

Bacaan 1 diambil dari Korintus 3:1-9 dan bacaan injil diambil dari Lukas 4:38-44. Sementara mazmur tanggapan 33:12-13.14-15.20-21.

FILIPE ARAUJO / AFP
Pastor Katolik Brasil Julio Lancellotti (tengah) membagikan pakaian kepada para tunawisma di Pusat Komunitas Sao Martinho de Lima di Sao Paulo, Brasil, pada 30 Mei 2022. Lihat Bacaan Renungan Katolik Rabu 31 Agustus 2022 Hari Minggu Biasa XXII. 

Ketika hari siang Yesus berangkat ke suatu tempat yang sunyi.

Tetapi orang banyak mencari Dia.

Ketika menemukan-Nya, mereka berusaha menahan Dia, supaya jangan meninggalkan mereka.

Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”

Dan Ia mewartakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.

Demikianlah Sabda Tuhan!

U. Terpujilah Kristus.

Baca juga: Mengenal Ordo Kapusin Pontianak dan Karya Misi Bagi Gereja Katolik di Kalimantan Barat

Renungan Katolik

Injil hari ini berkisah tentang Yesus yang menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan banyak orang sakit lainnya.

Kehadiran Yesus benar-benar membawa kegembiraan.

Orang-orang yang selama bertahun-tahun hidup menderita karena sakit yang tak kunjung sembuh, mengalami kesembuhan total dan mereka amat gembira.

Yesus tidak hanya memberikan kegembiraan, tetapi la juga mengembalikan hidup dan masa depan mereka.

Dengan badan yang kembali sehat mereka dapat bekerja dan melanjutkan hidup secara lebih baik.

Orang-orang itu dengan senang hati menerima Yesus dan mereka juga menjadi percaya.

Sebagai murid Kristus, kita juga diutus untuk mampu memberikan perubahan hidup ke arah yang lebih baik.

Iman yang kita miliki tidak hanya untuk kehidupan dan keselamatan diri kita sendiri, tetapi juga untuk orang Iain.

Dalam kehidupan sehari-hari kita diutus untuk membuat orang yang sedang sedih menjadi gembira, orang yang sedang bingung mendapatkan pegangan, orang yang sedang galau mengalami ketenangan, yang sedang takut mempunyai keberanian, yang sedang berada di jalan yang salah bisa kembali hidup benar, dan masih banyak hal-hal baik lainnya yang harus kita kerjakan.

Orang beriman siap hadir untuk menjadi berkat bagi orang lain yang dijumpai, bukan sebaliknya, yakni menjadi batu sandungan bagi sesama.

Allah Bapa Yang Mahabaik, semoga kami menjadi pribadi-pribadi yang berguna bagi keluarga, komunitas, tempat kerja dan lingkungan hidup kanti.

Semoga kehadiran kami menjadi berkai bagi setiap orang yang kami jumpai dan bagi dunia ini. Amin.

Sumber: adiutami.com

(*)

[Update informasi seputar Katolik]

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved