Doa Katolik

Mengenal Ordo Kapusin Pontianak dan Karya Misi Bagi Gereja Katolik di Kalimantan Barat

Sejarah Ordo Kapusin Propinsi Pontianak tidak dapat dilukiskan tanpa kaitannya dengan pendirian Keuskupan Agung Pontianak.

http://katedralsantoyosefpontianak.com/
Gereja Katedral Pontianak Santo Yosef pada tahun 1990. Sejarah Ordo Kapusin Propinsi Pontianak tidak dapat dilukiskan tanpa kaitannya dengan pendirian Keuskupan Agung Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ordo Kapusin Pontianak merupakan satu diantara tarekat religius dalam Gereja Katolik.

Tarekat atau ordo yaitu satu kongregrasi dalam Gereja Katolik Roma dimana para anggotanya hanya terdiri dari rohaniwan dan rohaniwati, imam, maupun biarawan dan biarawati.

Sejarah Ordo Kapusin Propinsi Pontianak tidak dapat dilukiskan tanpa kaitannya dengan pendirian Keuskupan Agung Pontianak.

Para Biarawan Kapusin adalah pionir dalam pendirian paroki-paroki dan Keuskupan Agung Pontianak.

Mengenal Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis Sejiram, Awal Mula Misi Katolik di Kalimantan Barat

Misi Kapusin di Kalimantan dimulai pada tanggal 30 November 1905, tepatnya di Singkawang, Kalimantan Barat.

Misi ini dirintis oleh empat orang Kapusin dari Belanda, yaitu: Pater Pasificus Boos, Pater Eugenius, Bruder Wilhelmus, dan Bruder Theodovicus.

Misi ini sebenarnya melanjutkan misi yang telah dimulai oleh Ordo Jesuit yang melayani Indonesia pada waktu itu.

Singkawang adalah stasi pertama. Umat Katolik di Singkawang pada waktu itu sekitar 300-an orang Tionghoa.

Pada Tahun 1906 Para Kapusin berangkat ke Sejiram dan mendirikan sebuah paroki.

Pada tahun 1908 mereka mendirikan sebuah Paroki di Lanjak.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved