Doa Katolik
Bacaan Injil Renungan Katolik Rabu 31 Agustus 2022 Hari Minggu Biasa XXII Lengkap Mazmur Tanggapan
Bacaan 1 diambil dari Korintus 3:1-9 dan bacaan injil diambil dari Lukas 4:38-44. Sementara mazmur tanggapan 33:12-13.14-15.20-21.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan Renungan Katolik Rabu 31 Agustus 2022 Hari Minggu Biasa XXII.
Lihat bacaan 1, bacaan injil dan mazmur tanggapan renungan harian katolik Rabu 31 Agustus 2022.
Bacaan 1 diambil dari Korintus 3:1-9 dan bacaan injil diambil dari Lukas 4:38-44.
Sementara mazmur tanggapan 33:12-13.14-15.20-21 dan bait pengantar injil: Alleluya.
Baca juga: Mengenal Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis Sejiram, Awal Mula Misi Katolik di Kalimantan Barat
Bacaan 1: Korintus 3:1-9
“Kami ini hanyalah kawan sekerja Allah; kalian adalah ladang Allah dan bangunan-Nya.”
Saudara-saudara, dahulu aku tidak dapat berbicara dengan kalian sebagai manusia rohani, tetapi hanya kepada manusia duniawi yang belum dewasa dalam Kristus.
Pada waktu itu aku memberikan susu kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kalian belum dapat menerimanya.
Sekarang pun sebenarnya kalian belum dapat menerimanya, karena kalian masih manusia duniawi.
Sebab jika di antara kalian ada iri hati dan perselisihan, bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kalian masih manusia duniawi dan hidup secara manusiawi?
Karena jika seorang berkata, “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata, “Aku dari golongan Apolos,” bukankah hal itu menunjukkan bahwa kalian manusia duniawi dan bukan rohani?
Sebenarnya, apakah Apolos?
Apakah Paulus?
Pelayan-pelayan Tuhan yang membawa kalian kepada iman, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
Aku yang menanam, Apolos yang menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama.
Dan masing-masing akan menerima upah sesuai dengan pekerjaannya.
Sebab kami ini hanyalah kawan sekerja Allah; sedangkan kalian adalah ladang Allah dan bangunan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan: 33:12-13.14-15.20-21
Ref. Berbahagialah bangsa yang dipilih Tuhan menjadi milik pusaka-Nya.
1. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi pusaka-Nya!
Tuhan memandang dari surga, dan melihat semua anak manusia.
2. Dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi.
Dialah yang membentuk hati mereka, dan memperhatikan segala pekerjaan mereka.
3. Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita.
Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.
Bait Pengantar Injil
U : Alleluya alleluya, alleluya.
S : (Luk 4:18-19) Tuhan mengutus aku memaklumkan Injil kepada orang hina dina dan mewartakan pembebasan kepada para tawanan.
Bacaan Injil: Lukas 4:38-44
“Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil, sebab untuk itulah Aku diutus.”
Setelah meninggalkan rumah ibadat di Kapernaum, Yesus pergi ke rumah Simon.
Adapun ibu mertua Simon sakit demam keras, dan mereka minta kepada Yesus supaya menolong dia.
Maka Yesus berdiri di sisi wanita itu, lalu menghardik demamnya.
Segera penyakit itu meninggalkan dia.
Wanita itu segera bangun dan melayani mereka.
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kerabatnya yang sakit kepada Yesus.
Ia meletakkan tangan atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka.
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak, “Engkaulah Anak Allah.”
Tetapi dengan keras Yesus melarang mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia Mesias.
Ketika hari siang Yesus berangkat ke suatu tempat yang sunyi.
Tetapi orang banyak mencari Dia.
Ketika menemukan-Nya, mereka berusaha menahan Dia, supaya jangan meninggalkan mereka.
Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Juga di kota-kota lain Aku harus mewartakan Injil Allah sebab untuk itulah Aku diutus.”
Dan Ia mewartakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.
Demikianlah Sabda Tuhan!
U. Terpujilah Kristus.
Baca juga: Mengenal Ordo Kapusin Pontianak dan Karya Misi Bagi Gereja Katolik di Kalimantan Barat
Renungan Katolik
Injil hari ini berkisah tentang Yesus yang menyembuhkan ibu mertua Simon Petrus dan banyak orang sakit lainnya.
Kehadiran Yesus benar-benar membawa kegembiraan.
Orang-orang yang selama bertahun-tahun hidup menderita karena sakit yang tak kunjung sembuh, mengalami kesembuhan total dan mereka amat gembira.
Yesus tidak hanya memberikan kegembiraan, tetapi la juga mengembalikan hidup dan masa depan mereka.
Dengan badan yang kembali sehat mereka dapat bekerja dan melanjutkan hidup secara lebih baik.
Orang-orang itu dengan senang hati menerima Yesus dan mereka juga menjadi percaya.
Sebagai murid Kristus, kita juga diutus untuk mampu memberikan perubahan hidup ke arah yang lebih baik.
Iman yang kita miliki tidak hanya untuk kehidupan dan keselamatan diri kita sendiri, tetapi juga untuk orang Iain.
Dalam kehidupan sehari-hari kita diutus untuk membuat orang yang sedang sedih menjadi gembira, orang yang sedang bingung mendapatkan pegangan, orang yang sedang galau mengalami ketenangan, yang sedang takut mempunyai keberanian, yang sedang berada di jalan yang salah bisa kembali hidup benar, dan masih banyak hal-hal baik lainnya yang harus kita kerjakan.
Orang beriman siap hadir untuk menjadi berkat bagi orang lain yang dijumpai, bukan sebaliknya, yakni menjadi batu sandungan bagi sesama.
Allah Bapa Yang Mahabaik, semoga kami menjadi pribadi-pribadi yang berguna bagi keluarga, komunitas, tempat kerja dan lingkungan hidup kanti.
Semoga kehadiran kami menjadi berkai bagi setiap orang yang kami jumpai dan bagi dunia ini. Amin.
Sumber: adiutami.com
(*)
[Update informasi seputar Katolik]
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News