Wagub Ria Norsan Tutup PKA Angkatan II dan III, Inilah 5 Peserta Terbaik PKA 2022

diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Wakil Gubernur Ria Norsan, Kepala BPSDM dan Widyaiswara foto bersama dengan 5 Peserta terbaik PKA 2022 dari angkatan II & III 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II dan III Tahun 2022 ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan MM., MH, Kamis 25 Agustus 2022

Pelatihan yang bertujuan mengembangkan kompetensi peserta, dalam rangka memenuhi standar kompetensi manajerial Jabatan Struktural ini ditutup di Aula Bhineka Tunggal Ika , Kamis, 26 Agustus 2022.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Marjani, SE, M.Si dalam sambutannya pada acara penutupan mengatakan, Kompetensi yang dikembangkan dalam PKA merupakan kompetensi kepemimpinan kinerja.

“Sosok pejabat Administrator yang telah memenuhi kriteria kepemimpinan kinerja, diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan,”katanya.

Marjani juga menyampaikan evaluasi terhadap peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator, yang telah tetapkan oleh tim evaluasi akhir dengan mempedomani Keputusan Kepala LAN Nomor 1007/K.PDP/07/2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan PKA, yang meliputi 4 (empat) aspek yaitu aspek Evaluasi Substansi sebesar 15 persen; aspek Studi Lapangan sebesar 20 persen, Aspek Aksi Perubahan sebesar 50 persen dan Aspek Sikap Prilaku 15 persen.

“Berdasarkan penilaian terhadap 4 (empat) aspek tersebut, ditetapkan bahwa Peserta PKA II dan Angkatan III yang dinyatakan “LULUS” dengan predikat “Sangat Memuaskan” sebanyak 24 (dua puluh empat) orang. Dengan predikat “Memuaskan” 56 (lima puluh enam) orang. Sehingga seluruh peserta sebanyak 80 orang dinyatakan lulus semua dan tidak terdapat peserta yang mengulang (remedial),”paparnya

Selain itu sambung Marjani, melalui kegiatan PKA telah tercipta juga 80 Aksi Perubahan atau Inovasi yang telah dibuat oleh peserta, dan diharapkan innovasi yang telah dibuat dapat meningkatkan kinerja organisasi pada masing-masing perangkat daerah.

“Kami berharap aksi perubahan (inovasi) yang telah digagas dapat di implementasikan dengan sungguh-sungguh, sehingga pada tahun depan Aksi Perubahan (Inovasi) tersebut dapat diusulkan ke Kemdagri dan Kementerian PANRB guna diikutsertakan dalam kompetensi inovasi tingkat nasional, yang sekaligus menunjukan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat serius dalam menciptakan inovasi, bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,”tutupnya.

Pada penutupan diumumkan juga 5 peserta terbaik dari masing-masing angkatan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved