Viral Video Seseorang Buang Sampah ke Sungai Kapuas, Warga Pontianak: Minta Puji Keh?

"Tapi sayangnya dia cuma disuruh minta maaf klarifikasi aja, harusnya ade punishment lah suruh bersihkan sungai sekitar tempat dia buang sampah itu se

TRIBUNPONTIANAK/FERLIANUS TEDI YAHYA
Tampak sekantong sampah yang mengapung di sungai kapuas, Pontianak Kalimantan Barat, pada 25 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredarnya video seorang pria membuang sampah menggunakan sampan di sungai, beginilah tanggapan warga Pontianak, Kalimantan Barat, pada tanggal 25 Agustus 2022.

Seperti yang di sampaikan Fuji Andiar, ia mengatakan kesal dan mengatakan hal tersebut merupakan salah satu tindakan tak terpuji.

"Kesal sih sebenarnya, biar apa coba, biar dipuji kali ya?, sayangnya itu bukan hal terpuji," katanya saat ditemui tribun.

Ia menyayangkan kejadian tersebut hanya berakhir klarifikasi saja, dan menurutnya kejadian tersebut harus punya efek jera.

"Tapi sayangnya dia cuma disuruh minta maaf klarifikasi aja, harusnya ade punishment lah suruh bersihkan sungai sekitar tempat dia buang sampah itu seminggu kek apa kek, jadi ada efek jera, " ujarnya.

Satpol PP Pontianak Selidiki Warga yang Buang Sampah di Sungai Kapuas

Ia juga mengatakan jika hanya berujung klarifikasi tak menimbulkan rasa takut terhadap warga lain.

"Kalau cuma di suruh minta maaf warga lain nantinya jadi tidak ada rasa takutlah, dan mungkin besok-besok dia ngulang lagi, terus kalau tak ada orang yang liat gimana?, " ujarnya.

"Orang ni kan takut kalau ada hukumannya, kadang yang ada hukumannya ajak masih tidak takut, apa lagi tidak ada, " tambahnya.

Kendati demikian, ia juga mengaku terkadang masih membuang sampah sembarangan.

"Tapi ya saya pun masih sering buang sampah sembarangan, tapi ya gak gitu juga sih, " katanya.

Hal senada juga dikatakan Rino Oktavianto, yang mengaku hal yang dilakukan tersebut merupakan sebuah kerugian untuk warga yang berada di pesisir sungai.

"Gak kasihan apa, sama warga yang tinggal ditepi sungai, kan pada pakai air itu buat mandi, buat nyuci, harusnya bisa mikir, dan itu bisa membuat sungai jadi kotor, " katanya.

Tapi ya mau bagaimana lagi, seperti apa pun bentuk hukumannya, kembali lagi ke diri masing-masing, "ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved