Polisi Tembak Polisi

Ini Peran Penting Brigjen Hendra Kurniawan dalam Skenario Pembunuhan Berencana Brigadir J

Sosok Brigjen Hendra Kurniawan sempat menghebohkan publik di pusaran kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Kolase tribunpontianak.co.id / fiz
Polri berhasil mengungkap peran Brigjen Hendra Kurniawan dalam skenario pembunuhan Brigadir J. Brigjen Hendra diduga merupakan sosok yang menghilangkan bukti CCTV vital di TKP rumah dinas Ferdy Sambo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak peran mantan Karopaminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan dalam skenario pembunuhan berencana Brigadir J.

Sosok Brigjen Hendra Kurniawan sempat menghebohkan publik di pusaran kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Ia diduga merupakan sosok yang melarang keluarga untuk melihat jasad Brigadir J.

Tak hanya itu, baru-baru ini terungkap bahwa Brigjen Hendra Kurniawan turut menghilangkan CCTV vital di TKP yakni rumah dinas Ferdy Sambo.

Brigjen Hendra Kurniawan merupakan salah satu dari puluhan anggota polisi yang terseret kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

NASIB Ferdy Sambo Sebagai Polisi Ditentukan Hari Ini, Sidang Kode Etik Digelar

Dirsiber Bareskrim Polri Brigjen Asep Edi Suheri mengungkapkan bahwa Brigjen Hendra Kurniawan ikut terlibat dalam CCTV vital.

Brigjen Hendra Kurniawan masuk ke dalam klaster keempat dari lima klaster peran polisi terkait CCTV vital itu.

Terungkap bahwa Brigjen Hendra Kurniawan berperan menyuruh untuk menghilangkan CCTV.

“Klaster keempat adalah yang menyuruh melakukan. Begitu memindahkan dan perbuatan lainnya. Irjen FS, Brigjen HK, dan juga AKBP AN” kata Asep di Mabes Polri pada 19 Agustus 2022 dikutip Kompas TV.

Selain itu, disebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat rapat bersama Komisi III DPR RI pada Rabu 24 Agustus 2022, Brigjen Hendra Kurniawan sempat datang ke Jambi untuk bertemu denga keluarga Brigadir J.

Kapolri menyebut, Brigjen Hendra Kurniawan meminta keluarga Brigadir J untuk tidak merekam jenazah.

MOTIF Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Terungkap, Kapolri Beri Bocoran di Rapat DPR Komisi III

Adapun alasannya yakni menjaga aib Brigadir J.

"Brigjen Pol Hendra, Karopaminal (kini eks Karopaminal) menjelaskan dan meminta saat itu untuk tidak direkam dengan alasan terkait masalah aib," kata Kapolri, dikutip dari Kompas TV.

Lebih lanjut, Brigjen Hendra juga turut memberikan penjelasan awal soal luka tembak di tubuh Brigadir J kepada keluarga.

Meskipun begitu, keluarga Brigadir J tak mempercayai penjelasan Brigjen Hendra.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved