Pola Hidup Sehat
Tanpa Obat, 7 Cara Menghilangkan Nyeri GERD
Gerd bukan disebabkan oleh virus, tetapi karena adanya masalah pada otot katup sfingter esofagus bagian bawah.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
3. Hindari minuman berkarbonasi
Jenis minuman semacam ini memicusendawa, yang mengirimkan asam ke kerongkongan. Minumlah air biasa, sebagai pengganti air soda semacam ini. Itu akan jauh lebih baik.
4. Tidak tidur setelah makan
Saat berdiri, atau bahkan duduk, gravitasi cukup membantu menjaga asam di perut berdiam pada tempatnya.
Selesaikan makan tiga jam sebelum tidur. Aturan ini juga berarti melarang kita tidak untuk tidur siang setelah makan siang, dan tidak ada makan malam tamabahan atau camilan tengah malam.
5. Jangan bergerak terlalu cepat
Hindari olahraga berat selama beberapa jam setelah makan.
Jalan-jalan setelah makan malam boleh saja, tetapi olahraga yang lebih berat, terutama jika melibatkan gerakan membungkuk, dapat mengirim asam ke kerongkongan.
• GERD Anxiety, Penyakit yang Melanda Fisik dan Batin, Kuat Pengaruhnya Bagi Asam Lambung
6. Tidur pada posisi miring (incline)
Idealnya, kepala harus berada 15-20 centimeter lebih tinggi dari kaki. Kita dapat melakukannya dengan menggunakan undakan bantal di kasur.
Coba gunakan bantalan busa untuk tubuh bagian atas. Tapi, jangan mencoba membuat tumpukan bantal.
Sebab, tumpukan tidak akan memberikan topangan yang sama di sepanjang punggung, seperti yang kita butuhkan.
7. Menurunkan berat badan
Berat badan yang meningkat menyebarkan struktur otot yang menopang sfingter esofagus bagian bawah, menurunkan tekanan.
Kondisi inilah yang juga bisa memicu munculnya refluks dan mulas. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tanda-awal-asam-lambung-naik-hingga-faktor-penyebab-terjadinya-gerd.jpg)