Cara Mengganti Sertifikat Tanah Yang Hilang
Mengingat sertifikat tanah merupakan dokumen yang sangat penting yang menjamin kepemilikan seseorang atas tanah di mata hukum.
Penulis: Peggy Dania | Editor: Peggy Dania
* Sementara untuk total biayanya Rp 350.000 per sertifikat tanah.
Dengan rincian biaya sumpah Rp 200.000, biaya salinan surat ukur Rp 100.000, dan biaya pendaftaran Rp 50.000.
• Masyarakat Harus Memiliki Sertifikat Tanah Jangan Hanya SKT
Alur Proses Mengurus Sertifikat Tanah Hilang
Langkah pertama mengurus Sertifikat Tanah pengganti, tentu pemohon harus menyiapkan segala dokumen persyaratan.
Utamanya yaitu membuat surat pernyataan mengenai hilang Sertifikat Tanah tersebut.
Karena surat tersebut menjadi landasan untuk mengurus Sertifikat Tanah pengganti.
Pembuatan surat pernyataan dilakukan melalui pengambilan sumpah di hadapan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) setempat atau pejabat yang ditunjuk.
Setelah seluruh dokumen persyaratan lengkap, maka pemohon menyerahkan berkas ke loket pelayanan di Kantah.
Usai dokumen persyaratan dinyatakan lengkap, pemohon bergeser ke loket pembayaran.
Kemudian, Kantah akan mengumumkan soal hilangnya Sertifikat Tanah tersebut agar diketahui oleh masyarakat luas.
Yakni melalui surat kabar (ada biaya yang perlu ditanggung pemohon), atau di papan pengumuman di Kantah, serta ruas jalan dekat dengan lokasi bidang tanah.
Setelah proses itu dilalui, maka Kantah akan melakukan pencatatan dan penerbitan Sertifikat Tanah yang baru. Sehingga pemohon sudah bisa mengambilnya di loket pelayanan.
Penerbitan Sertifikat Tanah pengganti ini tidak melalui proses pengukuran maupun pemeriksaan tanah, dan bahkan nomor hak tidak diubah.
Proses Penyelesaian
Adapun waktu penyelesaian mengurus penggantian sertifikat tanah yang hilang di Kantor Pertanahan yaitu sekitar 40 hari kerja.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/231-sertifikat-tanah-proyek-ketenagalistrikan.jpg)