Hindari Praktik Korupsi di Layanan Publik, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Edukasi pada Peserta

Terutama Front Office, maka kita berikan penyuluhan dan pencegahan kepada masyarakat. Ada kemungkinan masyarakat juga tidak tahu dan tidak paham.

Editor: Nina Soraya
Dok/BPJS Ketenagakerjaan
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak Ryan Gustaviana (kiri) bersama Penyuluh Anti Korupsi Kalbar Trival Setyadik berfoto bersama usai memberikan edukasi anti korupsi di layanan publik di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak, Kamis 28 Juli 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pelayanan publik sangat rawan terjadi praktik korupsi. Dari suap, gratifikasi, pemerasan, pemberian uang pelincin menjadi praktik korupsi yang bisa terancam Pidana.

Hal ini dijelaskan oleh Penyuluh Anti Korupsi Kalbar, Trival Setyadik saat memberikan edukasi terkait anti korupsi di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pontianak pada Kamis, 28 Juli 2022.

“Dalam pelayanan publik, biasanya kita ingin biar antre lebih cepat atau semua urusan cepat selesai. Lalu melakukan penyuapan atau memberikan gratifikasi.

Padahal jika tidak diberikan juga urusan layanan publik tetap dilayani oleh petugas,” ujar Trival.

Menurutnya kegiatan edukasi ini penting diberikan karena hal yang paling riskan itu ada di pelayanan publik.

KPK RI Laksanakan Bimtek Bagi Desa Mungguk Sebagai Calon Desa Percontohan Anti Korupsi

“Terutama Front Office, maka kita berikan penyuluhan dan pencegahan kepada masyarakat. Ada kemungkinan masyarakat juga tidak tahu dan tidak paham,” ujarnya.

Padahal ada hukumannya Pidana untuk praktik korupsi ini yakni minimal empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Dia mengapresiasi upaya dari BPJS Ketenagakerjaan yang berinisiatif menggelar edukasi Anti Korupsi kepada peserta dan pegawai terutama di bagian front office.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak Ryan Gustaviana mengatakan sosialisasi ini sangat bermanfaat karena nantinya akan membentuk kepercayaan atau integritas yang kuat pada lembaga layanan publik tersebut.

“Masyarakat akan makin mereka percaya dengan integritas yang sudah kita bentuk terutama dari para peserta.

Harapannya tentu lebih banyak lagi masyarakat yang bergabung dalam kepesertaan,” ujarnya

Dia berpesan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

“Jika menemukan hal demikian silakan laporkan. Jadi tolong kami diawasi juga,” katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved