Pria 58 di Pontianak Utara Bacok Satu Keluarga
Pria 58 tahun di duga kuat pelaku penganiayaan tersebut berinisial FT alias AE, yang berdomisili dengan alamat yang sama korban.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selain suami istri jadi korban penganiayaan satu keluarga oleh pria usia 58 tahun pada Kamis 16 Juni 2022 sekitar pukul 16.00 WIB di Jln. Sui Selamat RT.001 / RW.015 Kel. Siantan Hilir Kec. Pontianak Utara, Kakak beradik usia 9 dan 7 tahun mengalami luka benda tajam
Pria 58 tahun di duga kuat pelaku penganiayaan tersebut berinisial FT alias AE, yang berdomisili dengan alamat yang sama korban.
Saat ini terduga pelaku FT alias AE sudah diamankan oleh aparat kepolisian sektor Pontianak Utara jajaran Polresta Pontianak berikut alat bukti berupa sebilah pisau.
Aparat kepolisian saat ini sedang memeriksa terduga pelaku untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penganiayaan tersebut dan akan mempersangkakan terduga pelaku dengan Pasal 351 KUHP.
Informasi di peroleh, korban penganiayaan satu keluarga tersebut yakni Sui Kiang (43), istrinya Sumiati (31) bersama dua anak kakak beradik yakni Karen Kimberly (9) dan Jonathan Wesley Louw (7)
• BREAKING NEWS - Satu Keluarga di Pontianak Utara Jadi Korban Pembacokan
Namun berdasarkan informasi untuk kronologis kejadian terduga pelaku TF alias AE ini pertama kali melakukan penganiayaan dengan cara membacok terhadap dua kakak beradik tersebut di belakang rumah.
Mendengar teriakan kedua anaknya, Sui Kiang bersama istrinya berlari ke dapur menuju belakang rumah, melihat kedua anaknya telah bersimbah darah, kemudian terduga pelaku TF alias AE juga melakukan penyerangan ke Sui Kiang dan istrinya.
Akibat penganiayaan , Sui Kiang menderita luka sabetan benda tajam di bagian pipi dan kepala, dan istrinya Sumiati menderita luka sabetan pisau pada bagian punggung kiri, leher dan bahu serta jari -jari tangan kanan.
Sementara kakak beradik mengalami luka sabetan benda tajam, Karen luka pada bagian pipi dan tangan kanan, sementara adiknya Luka pada bagian kepala.
Satu keluarga korban penganiayaan tersebut saat ini mendapatkan perawatan medis di RSU St Antonius Pontianak, sebelumnya mendapatkan pertolongan pertama di RS Yarsi Pontianak. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News