Awal Mula Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK Terdeteksi di Kalbar, Berasal dari Kambing Daerah Ini

Penemuan PMK pada hewan bermula dari laporan adanya 3 ekor kambing di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jungkat Kabupaten Mempawah.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Safruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Disbunnak
Petugas memeriksa seekor kambing yang diduga mengidap penyakit mulut dan kuku alias PMK. Penyakit pada hewan ini sudah terdeteksi masuk Kalbar beberapa waktu lalu. 

Pada 9 Mei 2022, pengambilan sampel dan tracking ternak yang satu kapal.

Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya Pantau PMK Ternak Sapi di Desa Sungai Duri

Investigasi lanjutan dilakukan pada tanggal 9 Mei 2022 dengan gabungan tim dari Balai Veteriner, Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, Tim Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat dan UPT.

Pada 10 Mei 2022 pengambilan sampel di IKH (50 ekor sapi menunjukkan gejala-gejala klinis).

PMK yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Foot and Mouth Disease (FMD) sehingga sering salah dikira sama dengan Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau flu singapur yang banyak menyerang anak-anak.

Padahal keduanya adalah penyakit yang berbeda dan berasal dari virus yang berbeda. Apakah ada pengaruh PMK pada manusia?  Dilansir dari Kompas.com, PMK tidak dianggap sebagai masalah kesehatan bagi manusia.

Sebab, penularan dari hewan ke manusia sangat jarang ditemukan, namun manusia bisa membawa virus tetap hidup di hidungnya selama 24 jam dan menularkan kepada hewan-hewan lainnya. (mas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved