DLH Pontianak Beberkan Volume Sampah di Kota Pontianak Meningkat 50 Persen Saat Lebaran

Saptiko mengungkapkan, bahwa terjadi peningkatan jumlah sampah di Kota Pontianak Kalimantan Barat, terkhusus pada saat lebaran Idul Fitri 1443 Hijriya

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak, Saptiko. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Pontianak, dr. Saptiko mengungkapkan, bahwa terjadi peningkatan jumlah sampah di Kota Pontianak Kalimantan Barat, terkhusus pada saat lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah atau 2022.

Bahkan ia mengungkapkan, peningkatan volume sampah hingga naik 50 persen tersebut meningkat sejak empat hari sebelum lebaran.

"Jumlah sampah meningkat 50 persen dari hari-hari biasanya sejak H-4 sampai hari H lebaran di seluruh wilayah Kota Pontianak," ungkapnya, Rabu 4 Mei 2022.

Gudeg dan Sambal Krecek Menu Favorit Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Saat Lebaran

Kata dia, jika pada hari hari biasanya berkisar 400 ton sampah, namun kini meningkat 50 persen dari jumlah tersebut atau kisaran 600 ton perhari.

Untuk itu, dalam mengatasi peningkatan sampah tersebut agar tidak terjadi penumpukan. Maka pihaknya  mengerahkan seluruh petugas.

"Petugas semua diturunkan, bahkan sampai lembur," katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat juga bisa memahami kondisi ini sehingga bisa mengurangi jumlah penggunaan makanan ataupun minuman yang menimbulkan sampah.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, bahwa  para petugas kebersihan saat lebaran memay tidak libur.

Selain untuk mengatasi persampahan, kata dia, mereka juga menjalankan tugasnya penuh rasa tanggung jawab bahkan tidak kenal waktu, baik pagi maupun siang dan malam.

Untuk itu, dalam menghadapi libur panjang  dari tanggal 29 April sampai 9 Mei 2022 ini, dirinya meminta sejak kemarin kepada DLH untuk membagi tugas para PPSU. 

"Mengingat banyaknya aktivitas masyarakat khususnya saat lebaran sehingga sampah yang dihasilkan meningkat. Maka DLH harus mengatur shift para petugas," jelasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved