Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Sungai Kupah, Menteri Pertama yang Berkunjung ke Sana 

Warga tersebut menjelaskan bagaimana senangnya desanya disambangi oleh Mas Menteri pasalnya Sandiaga Uno adalah Menteri pertama yang datang ke desanya

Editor: Nina Soraya
Tribun/Dok
Menteri Pariwsata dan ekonomi kreatif RI Sandiaga Uno bersama Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengunjungi Desa Wisata Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis 10 Maret 2022. Kunjungan ini dalam rangka sosialiasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Desa Wisata Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mendapatkan kesempatan sosialiasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 langsung Menteri Pariwsata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno .

Kunjungan ke Desa Wisata Sungai Kupah ini dilakukan pada Kamis, 10 Maret 2022.

Sosialisasi ADWI yang mengambil tema “Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit” tidak hanya meningkatkan kualitas dari pariwisata namun juga infrastruktur dan penunjang lainnya dari lokasi wisata tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Menteri Pariwsata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Wisata Sungai Kupah.

Dalam kunjungannya kali ini merasa takjub dengan kebaradaan desa wisata Sungai Kupah dimana desa ini menonjolkan ekowisatanya.

Saat sedang melihat suasana desa, Mas Menteri begitu Sandi akrab disapa langsung disambangi oleh seorang Pengelola Desa yang bernama Rudi.

Warga tersebut menjelaskan bagaimana senangnya desanya disambangi oleh Mas Menteri pasalnya Sandiaga Uno adalah Menteri pertama yang datang ke desanya.

Selain itu dia menjelaskan kalau Desanya mengunggulkan Ekowisata khususnya hutan mangrove atau biasa disebut Ekowisata Mangrove Telok Berdiri.

Karena lokasi desa yang berada di hulu sungai Kapuas menjadikan desanya lebih menampilkan ekowisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno Sambangi Kalbar, Ini Jadwal Lengkapnya!

Rudi menjelaskan, walaupun pihaknya sudah membangun desa wisata tersebut namun dia mengeluhkan akses jalan yang belum sempurna dan meminta bantuan Mas Menteri dapat memberikan solusi agar wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan aman menuju desa wisata tersebut.

Oleh karena selama ini, walaupun ada pengunjung, namun masih ada pengunjung yang memang enggan menuju desa tersebut karena aksesnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada Mas Menteri untuk memberikan tempat sampah 3 in 1 agar memberi kenyamanan pada wisatawan lokal maupun mancanegara karena letaknya yang di hulu sungai terkadanf sampah dari tengah kota selalu memenuhi desa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sandi langsung mengatakan kepada Rudi kalau pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan seluruh stake holder dimana untuk akses jalan ada di kementrian lain.

Dalam hal ini dengan kementrian PUPR dan juga sudah berkordinasi dengan semuanya. Namun, hal tersebut akan menjadi perhatiannya.

“Kita akan prioritaskan untuk akses, dimana akses jalan itu sangat penting untuk kemajuan desa wisata tersebut,” katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved