Membandingkan Pfizer dan Moderna sebagai Vaksin Booster Covid-19 dan Keampuhan Lawan Omicron

Membandingkan keunggulan antara Pfizer dan Moderna sebagai vaksin Covid-19 yang dipakai untuk booster.

Editor: Rizky Zulham
MORITZ FRANKENBERG / DPA / DPA PICTURE-ALLIANCE VIA AFP
Ilustrasi - Membandingkan Pfizer dan Moderna sebagai Vaksin Booster Covid-19 dan Keampuhan Terhadap Omicron. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Membandingkan keunggulan antara Pfizer dan Moderna sebagai vaksin Covid-19 yang dipakai untuk booster.

Di antara vaksin Covid-19 booster Pfizer dan Moderna, siapa yang lebih ampuh memberi perlindungan terhadap Omicron yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19?

Vaksinasi booster Covid-19 penting untuk melindungi terhadap infeksi varian Omicron dan menurunkan risiko orang dirawat di rumah sakit. Selain itu, muncul pula wacana vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19.

Seperti vaksin Covid-19 sebelumnya, perlindungan terhadap Covid-19 dapat mengalami penurunan seiring waktu, sehingga memerlukan booster.

53 Persen Pasien Omicron dengan Gejala Sakit Tenggorokan, Simak Cara Praktis Mengatasinya

Berikut ini beberapa penelitian tentang berapa lama vaksin Covid-19 booster atau dosis ketiga bertahan:

Vaksin Covid-19 booster Pfizer

Para peneliti memiliki perkiraan awal tentang berapa lama suntikan ketika vaksin Covid-19 booster Pfizer akan bertahan.

Dilansir NPR, 19 Januari 2022, menurut para peneliti Badan Keamanan Kesehatan Inggris, perlindungan vaksin Covid-19 booster Pfizer terhadap infeksi kemungkinan bersifat jangka pendek.

Perlindungan berlangsung kurang dari enam bulan, tetapi perlindungan terhadap penyakit parah tampaknya lebih kuat.

Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa tepat setelah suntikan ketiga vaksin Covid-19 booster Pfizer, perlindungan terhadap infeksi simtomatik cukup baik.

Dua minggu setelah suntikan, vaksin Covid-19 booster Pfizer mengurangi risiko sekitar 70 persen.

Tapi perlindungan itu dapat turun dengan cepat. Dalam tiga bulan, vaksin Covid-19 booster Pfizer mengurangi risiko infeksi simtomatik hanya sekitar 50 persen.

Dalam analisis kedua, para peneliti Inggris memperkirakan perlindungan vaksin Covid-19 booster Pfizer akan menurun lebih jauh, turun menjadi sekitar 40 persen sekitar empat bulan setelah suntikan ketiga.

“Kemanjuran vaksin melawan infeksi bergantung pada tingkat antibodi kita karena mereka benar-benar merupakan garis pertahanan pertama kita melawan SARS-CoV-2,” kata ahli imunologi Jennifer Gommerman di University of Toronto.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved