Berita Viral

MARAK Kasus MBG! Kenali Jenis Bakteri dan Virus Penyebab Utama Keracunan Makanan

Sedang marak kasus keracunan makanan setelah menyantap MBG, mari kenali jenis virus dan bakteri yang menjadi penyebab utamanya.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Tribunnews.com
MBG - Ilustrasi. Sedang marak kasus keracunan makanan setelah menyantap MBG, mari kenali jenis virus dan bakteri yang menjadi penyebab utamanya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sedang marak kasus keracunan makanan setelah menyantap MBG, mari kenali jenis virus dan bakteri yang menjadi penyebab utamanya.

Lebih dari 6.000 siswa menjadi korban keracunan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gejalanya beragam, mulai dari muntah, lemas, pusing, dan diare.

Keracunan dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi, baik yang berasal dari bakteri, racun, parasit, virus, maupun bahan kimia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jenis virus yang sering memicu keracunan makanan adalah Norovirus dan virus Hepatitis A.

Kepala BGN Kalbar Dorong Mitra MBG Segera Terbitkan Sertifikat SLHS

Untuk elbih rinci, berikut penjelasan dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof.Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH.

Ia mengatakan beberapa bakteri yang sering dilaporkan menjadi penyebabnya adalah Salmonella, E Coli, Listeria, dan Clostridium botulinum.

"Salmonella ini sudah terbukti ya jadi penyebab keracunan makanan, bakteri ini juga bisa menyebabkan penyakit tifus," kata Prof.Ari saat ditemui di sebuah acara di Jakarta 29 September 2025.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Labkesda Dinas Kesehatan Jawa Barat dr.Ryan Bayusnatika Ristandi mengatakan, hasil investigasi awal, penyebab keracunan massal di Bandung Barat adalah kontaminasi bakteri Salmonella dan Bacilus cereus.

"Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk, yakni Salmonella dan Bacillus cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan," katanya pada 29 September 2025, seperti dikutip dari artikel Kompas.com.

Penyebab kontaminasi makanan

Menurut Prof.Ari, salah satu penyebab utama kontaminasi, adalah rentang waktu penyiapan hingga penyajian makanan yang terlalu lama, sampai memungkinkan bakteri berkembang biak.

Ia mengatakan, makanan yang terkontaminasi Salmonella dan dikonsumsi dalam waktu singkat dan banyak, bisa menyebabkan muntah-muntah.

Namun, gejala keracunan juga bisa timbul dalam waktu 12-24 setelah konsumsi makanan.

Menurut Prof.Ari, makanan yang terkontaminasi bakteri seringkali tidak menyebabkan perubahan rasa, bau, atau tekstur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved