Warga Minta Jembatan Gantung Penghubung Dusun Tanjung Nanga Mahap Mulai Rusak untuk Diperbaiki
Tokoh masyarakat setempat, Heronimus Vida mengatakan sudah banyak tali dan kawat pengaman kiri, kanan dari jembatan tersebut yang terlepas.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Jembatan penghubung antara Dusun Tanjung ke Dusun Soket, Desa Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalbar mulai rusak. Warga keluhkan sudah ada tali di jembatan gantung yang putus dan mengkhawatirkan, Selasa 15 Februari 2022.
Tokoh masyarakat setempat, Heronimus Vida mengatakan sudah banyak tali dan kawat pengaman kiri, kanan dari jembatan tersebut yang terlepas. Akibatnya masyarakat yang melintasi jembatan tersebut harus ekstra berhati-hati terutama saat menggunakan sepeda motor dan membawa muatan.
Lebih lanjut dikatakan Heronimus, jembatan gantung yang melintasi sungai Nanga Mahap itu sudah mulai mengalami kerusakan sejak 8 bulan lalu.
• KPU Sekadau Pastikan Kesiapan Pemilu 2024
Sehingga sangat diharapkan bagi pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan untuk bisa memperbaiki jembatan penyeberangan tersebut.
Hal senada juga disampaikan warga setempat, Darma yang setiap hari melintasi jembatan tersebut untuk beraktivitas.
"Kebetulan saya tinggal di dekat sini, setiap hari lewat ini. Jembatannya pun sudah mulai bergoyang," ujarnya.
Ada pula jembatan lainnya, berupa jembatan besi yang menuju kantor Camat dan bisa langsung ke Tugu Burung. Namun cukup jauh, sedangkan akses terdekat ke Dusun Soket melakukan jembatan tersebut. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Sekadau]