Feri Bardan-Siantan Setop Sementara karena Dermaga di Jalan Bardan Nadi Rusak

Karena jujur saja, kalau sudah macet lewat Jembatan Kapuas itu bosan juga, apalagi kalau kena hujan

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Warga menggunakan jasa penyeberangan feri dari Dermaga Siantan menuju Dermaga Bardan Nadi atau sebaliknya, di Jalan Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu. 

“Saya baru mengetahui informasi ini, karena memang sudah beberapa minggu ini saya tidak pulang kampung, karena fokus mengurus kuliah,” ungkapnya, Minggu.

Ia menambahkan, sebelumnya ia memang rutin setiap pekan menggunakan penyeberangan feri karena merupakan jalur lebih singkat dari Pontianak-Mempawah atau sebaliknya.

“Sebelumnya saya memang rutin pulang kampung ke Anjongan setiap minggu, karena urusan keluarga, dan memang seringnya menggunakan penyeberangan feri,” ucapnya.

Mahasiswa universitas negeri di Pontianak ini menilai penyeberangan tersebut membuat perjalanan menjadi lebih singkat.

Penutupan Sementara Penyeberangan Kapal Feri, Satarudin Minta Pihak Terkait Segera Ambil Langkah

“Sangat disayangkan kalau feri ini tidak beroperasi, karena kan ada orang yang pasti membutuhkannya. Terkhusus, warga yang mau ke Siantan, agar tidak terlalu jauh kalau lewat jembatan. Apalagi di jam-jam tertentu, biasanya macet,” ujarnya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, pemerintah kota akan meminta perbaikan kerusakan di Dermaga Bardan agar dipercepat. Wali kota menyebutkan kerusakan di dermaga itu yang menjadi penyebab terhentinya sementara pelayanan feri.

Edi berharap agar masyarakat bisa bersabar dan memahami kondisi ini sampai nantinya selesai diperbaiki. "Feri penyeberangan dihentikan sementara, karena belum diperbaiki tiang vendor yang retak, khawatir membahayakan," ujar Edi.

Layanan penyeberangan Bardan-Siantan ini dipercayakan Pemerintah Kota Pontianak kepada PT Jembatan Nusantara (JN). Edi mengatakan, pemkot akan meminta perusahaan tersebut melakukan perbaikan secepatnya agar layanan penyeberangan bisa kembali beroperasi.

"Rencana Senin 7 Februari 2022 pihak Jembatan Nusantara datang ke Pontianak dan kita minta perbaikannya dipercepat," ungkap Edi.

PT Jembatan Nusantara (JN) melayani penyeberangan di Dermaga Bardan Nadi-Siantan selama 12 bulan berdasarkan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak, yang diteken oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Direksi PT JN Yulman, 12 Maret 2021.

Saat itu, Direksi PT Jembatan Nusantara Yulman Jamal menjelaskan dengan kerja sama tersebut PT Jembatan Nusantara berkomitmen untuk berpartisipasi pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pontianak.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi saat itu menjelaskan, kerja sama dengan PT JN dilakukan karena perusahaan ini mampu menyediakan feri berkapasitas 460 GT untuk penyeberangan yang lebih maksimal.

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Jembatan Kapuas milik PT JN dilengkapi dengan tanduk dan dampra, yaitu karet yang terdapat pada kapal, untuk mencegah kerusakan dermaga saat kapal bersandar. Adapun spesifikasi kapal besi ini di antaranya mampu memuat 12 unit truk standar, 9 kendaraan roda empat dan 30 kendaraan roda dua.

Perjalanan kerja sama penyediaan jasa feri penyeberangan Bardan Nadi-Siantan memiliki catatan panjang. Sebelum tahun 1995, Pemkot Pontianak mempercayakan jasa penyeberangan ini dikelola PT JN.

Kemudian tahun 1995, kerja sama diambil alih oleh PT ASDP Indonesia Ferry. Di tahun 2021 ini, PT JN kembali mengelola jasa penyeberangan melalui MoU yang diteken oleh kedua belah pihak.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved