Penutupan Sementara Penyeberangan Kapal Feri, Satarudin Minta Pihak Terkait Segera Ambil Langkah

Menurutnya, jika terjadi kerusakan pada fasilitas maupun Infrastruktur di Jawa tersebut, tentu pihak terkait harus mengambil tindakan sigap.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penyeberangan Kapal Feri di Kota Pontianak ditutup sementara waktu, menurut pengakuan dari warga, bahwa penutupan tersebut lantaran dermaga Kapal Feri terjadi kerusakan sehingga dilakukan penutupan sementara waktu.

Namun masih belum diketahui kapan akan mulai beroperasi kembali.

Terhadap penutupan sementara penyebrangan Feri tersebut, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menyampaikan, agar pihak terkait segera mengambil langkah-langkah untuk mengecek dan memperbaiki jika memang terdapat kerusakan pada dermaga.

Hal tersebut, ia sampaikan, lantaran penyeberangan Kapal Feri ini kata dia, merupakan akses jalur laut untuk menyeberangi ke Pontianak Utara dan sebaliknya dari Pontianak Utara ke Pontianak Kota.

Polresta Pontianak Gelar Latkatpuan untuk Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalitas Personel

Ia khawatir jika penutupan tersebut memakan waktu lama bisa menimbulkan kemacetan yang semakin parah di jembatan Kapuas I.

"Maka kita minta pihak terkait agar segera melakukan langkah-langkah untuk mengatasi persoalan yang ada di kawasan tersebut," katanya.

Pihaknya pun menerangkan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Pontianak dan pihak terkait untuk kemudian agar bisa mengatasi persoalan yang ada di kawasan penyeberangan kapal Feri tersebut.

"Kita akan segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait dan termasuk Pemkot maupun Dinas yang membidangi. Kita akan tanya penyebabnya apa dan kita harapkan agar penyeberangan Kapal Feri ini bisa segera beroperasi kembali," ucapnya.

Menurutnya, jika terjadi kerusakan pada fasilitas maupun Infrastruktur di Jawa tersebut, tentu pihak terkait harus mengambil tindakan sigap.

"Artinya jangan sampai berlarut-larut terlalu lama agar tak menimbulkan keresahan bagi masyarakat untuk melintas ataupun warga yang ingin menyeberang. Karena kita ketahui, bahwa Pontianak ini menjadi pusat mobilitas masyarakat, baik warga Kota maupun luar kota sehingga kita dituntut untuk sigap dan cepat dalam mengatasi sebuah masalah ataupun kendala yang terjadi di lapangan," jelasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved