Direktur RSUD Soedarso Terus Perbaiki Imej SDM RSUD Soedarso Pontianak Dalam Berikan Pelayanan

Dikatakannya akan dilakukan maping, yang masih dalam proses. Setelah maping, ia sudah menyiapkan SDM yang akan ditingkatkan dengan pelatihan.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Direktur RSUD Soedarso Pontianak usai dampingi Gubernur Sutarmidji tinjau Pembangunan RSUD Soedarso, Selasa 25 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktur RSUD Soedarso Pontianak, Saripawan mengagakan untuk membangun image RSUD Soedarso ditengah masyarakat perlu kerjasama bersama.

Dikatakan Gubernur Sutarmidji telah membenahi dan sudah menyediakan sarana dan prasarana yang bagus seperti pembangunan gedung, dirinya selaku Direktur Rumah Sakit untuk dapat mengelola SDM nya.

“Untuk SDM nya itu, saat ini kami sudah lakukan asesmen. Jadi istilahnya semua perawat itu sudah kami uji kompetensi dengan komite keperawatan bertahap. Mulai dari IGD, ICU, NICU, PICU semualah, dari bidan sampai ke rawat inap. Kami sudah lakukan uji kompetensi,”ujarnya usai dampingi Gubernur Sutarmidji tinjau Pembangunan RSUD Soedarso, Selasa 25 Januari 2022.

Dikatakannya akan dilakukan maping, yang masih dalam proses. Setelah maping, ia sudah menyiapkan SDM yang akan ditingkatkan dengan pelatihan.

“Yang mana tadi tidak bisa senyum jadi bisa senyum. Itu namanya pelatihan komunikasi efektif. Lalu setiap perawat yang datang merawat pasien kami wajibkan dia menyebutkan nama,”ungkapnya.

Selanjutnya akan ditanyakan kepada pasien, siapa yang merawatnya, untuk mengecek apakah perawat sudah menjalankan SOP tersebut.

Gubernur Sutarmidji Pastikan Gedung RSUD Soedarso Rampung Seluruhnya di Februari Mendatang

“Itu sudah kami fungsikan semua. Ketika Pak Gubernur menyediakan sarana, kami SDM,” ungkapnya.

Lalu untuk pemenuhan SDM sendiri, RSUD Soedarso Pontianak mendapat tambahan SDM dari BP paru yang telah ditutup. Kemudian Rumah Sakit Sungai bangkong.

“SDM itu tidak langsung tapi ada tahapan pelatihan supaya seragam. Kemudian kami ada namanya kegiatan Soedarso belajar untuk meningkatkan kompetensi yang dilakukan tiap Kamis melalui Zoom,”jelasnya.

Dimana untuk tiap perawat akan berbeda-beda untuk melihat ketidakmampuannya dimana dan kekurangannya.

“Jadi tidak harus dikumpulin tapi kan sekerang trennya sudah pakai zoom. Biasanya Senin saya kumpulkan untuk evaluasi kepala ruangan,”ujarnya.

Ia mengatakan untuj saat ini pendapatan RS Soedarso di tahun 2021 surplus. Karena komitmen bersama sudah mulai jalan, pelayanan sudah mulai ditingkatkan.

“Semua on proses. Saya yakin dengan gedung yang baru untuk pelayanan kepada pasien dan keluarga sudah lebih baik. Jika misalnya ada pengaduan, ada ketidakpuasan, lapor langsung kita ada wadahnya,”pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved