Breaking News:

Cara Minum Omeprazole dan Ranitidin Kombinasi Obat Asam Lambung atau Gerd Kronis di Apotek

Seperti nyeri ulu hati, heartburn, nyeri dada bahkan hingga sesak nafas, gejalanya hampir seperti jantung koroner

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / youtube tribunpontianak
Penyakit asam lambung atau gerd atasi dengan obat dari apotek 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gangguan pada lambung akibat Maag atau Asam Lambung / Gerd dapat menimbulkan rasa yang menyiksa.

Berbagai rasa sakit bisa timbul ketika Maag atau Gerd kambuh.

Seperti nyeri ulu hati, heartburn, nyeri dada bahkan hingga sesak nafas, gejalanya hampir seperti jantung koroner.

Penderita asam lambung atau gerd dapat dipastikan mereka merupakan penderita maag yang tidak ditangani atau diobati.

GERD bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan jenis kelamin.

Untuk penanganannya jika sudah kronis bisa sampai ke meja operasi.

Ada pula obat-obatan yang direkemondasikan untuk mengatasi penyakit gerd / asam lambung atau maag dari apotek.

Penderita Gerd atau Asam Lambung ! Hindari 2 Posisi Tidur Bikin Nyeri Dada dan Sesak

Seperti Omeprazole 20 mg yang dikombinasikan dengan Ranitidin jika sudah level kronis.

Omeprazole dan Ranitidin ini sama-sama obat yang dijual di apotek tanpa resep dokter yang bisa diminum untuk penanganan Asam Lambung atau Maag kronis.

Manfaat Omprazole 20 mg

Omeprazole bermanfaat untuk meringankan gejala sakit maag dan heartburn yang  ditimbulkan oleh penyakit asam lambung atau tukak lambung.

Obat ini juga membantu penyembuhan kerusakan pada jaringan lambung dan kerongkongan.

Obat Omeprazole ada beberapa jenis, seperti Omeprazole, Omeprazole sodium, Prilos, Ozid, dan Inhipump, Rocer, Pumpitor.

Golongannya merupakan obat asam lambung jenis penghambat pompa proton atau proton pump inhibitors (PPIs)

Manfaat Ranitidin

GERD yang sudah kronis, maka perlu adanya kombinasi Obat Omeprazole 20mg dengan Obat Ranitidin.

Ranitidin akan menghambat sekresi asam lambung berlebih.

Ranitidin dapat mengatasi tukak lambung, sakit maag, penyakit refluks asam lambung (GERD), dan sindrom Zollinger-Ellison.

Cara Minum Omeprazole dan Ranitidin

Omeprazole

- Omeprazole diminum sehari sekali pada pagi hari.

- Obat ini tidak menyebabkan sakit perut, sehingga dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

- Dokter menganjurkan omeprazole untuk diminum 2 kali sehari, pada pagi dan sore

Dosis

- Dosis: 20-40 mg per hari penyakit asam lambung (GERD)

- Dosis: 20-40 mg per hari, selama 4 sampai 8 minggu Tukak lambung

Ranitidin

- Diminum sebelum atau sesudah makan.
- Diminum sebanyak 1 atau 2 kali sehari.

Dosis
- 75 mg satu kali sehari, dikonsumsi 30 – 60 menit sebelum makan (maag).

- 150 mg dua kali per hari (GERD dan tukak lambung).

- 150 mg dua kali sehari atau 300 mg satu kali sehari (tukak usus).

Dianjurkan dalam penggunaan kombinasi Omeprazole dan Ranitidin ini berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu agar mendapatkan dosis yang tepat.

Efek Samping Omeprazole

- Diare

- Mual dan muntah

- Pusing dan sakit kepala

- Bercak merah pada kulit

Efek Samping Ranitidin

- Konstipasi maupun diare

- Lelah dan nyeri otot

- Mual dan muntah

- Pusing

- Insomnia

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved