Breaking News:

Buron 14 Tahun, Terpidana Kasus Pengadaan Lahan Lapas Kelas 2 A Pontianak Ditangkap Tim Tabur

Saat dihadirkan dalam konfrensi pers di kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, terpidana Sholikin hanya terdiam mematung duduk di kursi roda tanpa mengucapka

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Konferensi Pers penangkapan Buronan terpidana korupsi bernama Sholikin di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar Panta Edi Setiawan, Jumat 14 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Masuk dalam daftar buronan sejak bertahun - tahun, Sholikin (57) terpidana kasus korupsi di Kalimantan Barat ditangkap Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Jumat 14 Januari 2022.

Terpidana Korupsi kasus pengadaan tanah Lapas kelas 2 A Pontianak pada tahun 2008 itu ditangkap Tim Tabur saat berada di Desa Limbung, kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Saat dihadirkan dalam konfrensi pers di kantor Kejaksaan Tinggi Kalbar, terpidana Sholikin hanya terdiam mematung duduk di kursi roda tanpa mengucapkan sepatah kata apapun.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Panjta Edi Setiawan mengatakan perkara korupsi dari Terpidana Sholikin ini bergulir pada tahun 2008 lalu.

Saat itu, Sholikin yang masuk dalam tim Pengusutan Tanah Lapas Kelas 2 A Pontianak, kemudian bergulirnya waktu ia bersama sejumlah pihak terbukti melakukan tindak pidana korupsi atas Pengadaan Tanah Lapas Kelas 2 A Pontianak dengan nilai kerugian negara mencapai 12,5 Milyar rupiah.

Tjhin Jiu Lin dan Tjung Ket Chiang Ditangkap, Kejati Kalbar: Tak Ada Tempat Aman bagi Buronan

Pada perkara tersebut, sejumlah terpidana lain sudah menjalani hukumannya, namun Sholikin memilih untuk kabur dari tanggung jawabnya.

Sesuai putusan Mahkamah Agung RI nomor 1894/Pid.Sus/2013 tanggal 3 Juni 2014 Jo Putusan Pengadilan Tipikor Pengadilan Tinggi Pontianak Nomor : 22 /PID.SUS/2013, Terpidana Sholikin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan dijatuhi hukuman pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan serta denda 50 Juta rupiah.

"Selanjutnya terpidana Sholikin ini akan di bawa ke Lapas Kelas 2 A Pontianak guna menjalani hukumannya,''jelas Panjta. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved