Breaking News:

9 Muncikari Janjikan Uang Banyak Guna Perdaya Anak Bawah Umur Agar Terjun ke Dunia Prostitusi Kalbar

Polda Kalimantan Barat mengungkapkan 4 kasus dugaan prostitusi online di Kota Pontianak pada awal Januari 2022.

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Direktur Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Aman Guntoro (baju putih) didampingi Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Dirmanto saat konferensi pers di Polda Kalbar terkait dugaan kasus Prostitusi Online di Polda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 13 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polda Kalimantan Barat mengungkapkan 4 kasus dugaan prostitusi online di Kota Pontianak pada awal Januari 2022.

Pada 4 kasus ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar menetapkan 9 orang sebagai tersangka yang terdiri 7 pria dan 2 wanita, dan kesemuanya merupakan mucikari.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan 18 orang korban dimana 7 orang diantaranya merupakan anak dibawah umur.

Terkait keterlibatan anak dibawah umur pada kasus prostitusi ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombespol Aman Guntoro mengatakan para mucikari yang diamankan sengaja mentargetkan anak dibawah umur sebagai korbannya.

Ungkap 4 Kasus Prostitusi Online, Polda Kalbar Amankan 9 Tersangka dan 18 Korban

Dengan dijanjikan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup para anak - anak itu, para mucikari itupun berhasil memperdaya anak - anak remaja putri untuk melayani pria-pria hidung belang di Kota Pontianak dengan tarif mulai dari 300 ribu hingga 1 juta rupiah.

Menggunakan aplikasi media sosial Me Chat, para mucikari ini mengkoordinir, lalu menjajakan para korbannya, kemudian menikmati hasil dari menawarkan para korban.

"Anak -anak ini di iming - imingi uang, dengan kerja seperti ini akan mudah mendapatkan uang, dan dengan iming - iming uang yang besar, para korban ini di perdaya oleh para mucikari," ungkap Kombespol Aman Guntoro saat konferensi pers di Polda Kalbar didampingi Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Dirmanto.

Terhadap para korban, dikatakan Aman Guntoro pihaknya dari kepolisian akan melakukan pembinaan.

"Untuk kesehatan mereka dalam kondisi sehat, para korban kita akan melakukan pembinaan, dan bimbingan agar para korban tidak kembali dalam kegiatan seperti itu,"terang Aman Guntoro. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved