Breaking News:

BPBD Harap Emisi Gas Rumah Kaca di Kota Pontianak Bisa Berkurang

pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kota Pontianak yang ditunjuk sebagai percontohan GCoM Asia Project Global Covenant of Mayors (GCoM)

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Riski Farisal
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Haryadi Triwibowo berharap dengan adanya pelatihan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di Kota Pontianak yang ditunjuk sebagai percontohan GCoM Asia Project Global Covenant of Mayors (GCoM) for Climate and Energy bisa memberikan pemahaman untuk mengurangi efek emisi gas rumah kaca di Kota Pontianak.

Sebagaimana memang pelatihan itu dilaksanakan dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Artinya dari pelatihan tersebut sehingga kami punya kemampuan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang dampak dari emisi gas rumah kaca yang bisa mengakibatkan terjadinya kenaikan suhu di permukaan bumi, es di kutub utara mencair sehingga air laut naik dan permukaan darat turun, curah hujan tinggi dan cahaya panas ekstrem, dan bisa terjadi banjir, serta kebakaran hutan dan lahan," ujarnya.

Pelatihan Adaptasi dan Mitigasi Bencana dari GCoM di Kota Pontianak

Maka dengan pelatihan ini diharapkan bisa mampu memberikan bimbingan kepada masyarakat tentang tata cara mengurangi efek gas rumah kaca.

"Emisi rumah kaca ini juga dihasilkan banyaknya sampah organik, pembakaran hutan dan lahan, polusi udara dari kendaraan. Maka dengan pelatihan ini kita bisa mengurangi emisi gas rumah kaca dan bisa mereduksi atau menguranginya," ungkapnya.

Kedepan dalam mereduksi emisi gas rumah kaca, kata dia, tentu juga bekerja sama dengan berbagai pihak dan termasuk masyarakat.

"Selain itu, dengan pelatihan ini kami dapat ilmu baru untuk menghitung emisi gas rumah kaca dan menteri untuk disampaikan kepada masyarakat agar emisi gas rumah kaca di Kota Pontianak ini tidak meningkat dan dalam rangka mengurangi bencana alam seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya.  (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved