Breaking News:

Zulfydar Zaidar Mochtar Berterima Kasih Atas Program Padat Karya yang Dikucurkan di Kota Pontianak

Dengan program tersebut, kata dia tentu sangat membantu pemerintah kota Pontianak maupun masyarakat Kota Pontianak dalam peningkatan infrastruktur

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rokib
peresmian program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di gang Tani 2 Jalan Pelabuhan Rakyat Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, oleh anggota komisi V DPR RI Boyman Harun bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat Deva Kurniawan Rahmadi dan didampingi oleh Anggota DPRD Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kota Pontianak Derry Gunawan, Sabtu 8 Januari 2022. Oki 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD kota Pontianak Zulfydar Zaidar Mochtar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat.

Terkhusus kepada anggota komisi V DPR RI Boyman Harun yang telah memberikan pokok pikirannya kepada masyarakat Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Hal tersebut ia sampaikan, setelah dilaksanakan persemian dan serah terima program sanitasi di Siantan Hulu Pontianak Utara dan Tanjung Hulu Pontianak Timur pada Jumat 7 Januari 2022, serta program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di gang Tani 2 Pontianak Barat pada Sabtu 8 Januari 2022.

Dengan adanya program tersebut, kata dia tentu sangat membantu pemerintah kota Pontianak maupun masyarakat Kota Pontianak dalam peningkatan infrastruktur.

Modus Jasa Kencan di Mi Chat, Komplotan Rampok Diringkus Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak

Bahkan, program padat karya lainnya telah dikucurkan oleh anggota DPR RI, kata Zulfydar sepeda program bedah rumah.

"Maka kami berharap di tahun 2022 ini program tersebut bisa dikucurkan di Kota Pontianak lagi. Karena Kota Pontianak, jika tidak didukung oleh pemerintah pusat atau DPR RI maka pokirnya tidak cukup," ujarnya, Sabtu 8 Januari 2022.

"Dengan anggaran Rp1,8 triliun tidak cukup untuk membangun Kota Pontianak dalam waktu singkat. Sehingga diperlukan kerjasama dari semua pihak untuk meningkatkan infrastruktur," lanjtunya.

Harapan tersebut ia sampaikan lantaran program tersebut diharapkan untuk menuntaskan kawasan kumuh di beberapa wilayah di Kota Pontianak.

"Jika hal tersebut bisa dilakukan, maka tentu akan membantu dalam pemulihan ekonomi karena akan terjadi perputaran ekonomi sehingga bisa menyumbangkan untuk peningkatan PAD Kota Pontianak," tukasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved