Breaking News:

Pola Hidup Sehat

BPOM AS Setuju Apretude Jadi Obat Suntik HIV Pertama Kali, Lihat Cara Kerjanya

Varian HIV yang resistan terhadap obat telah diidentifikasi pada orang dengan HIV yang tidak terdiagnosis saat menggunakan Apretude untuk HIV PrEP.

Tribunnews/Herudin
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Tenaga kesehatan harus kreatif beri sosialisasi vaksinasi Covid-19 di daerah terpencil 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kasus HIV masih menjadi ancamana bagi kita dimana saja.

Banyak anak remaja yang kehilangan masa depannya karena terkena HIV AIDS seumur hidupnya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah memberikan izin penggunaan injeksi obat profilaksis pra pajanan atau pre-exposure prophylaxis (PrEP) HIV.

Obat ini disebut Apretude, untuk mengurangi risiko terkena infeksi HIV-1 pada orang dewasa dan remaja. Ini menjadi obat suntik pencegahan HIV pertama.

Untuk diketahui, HIV-1 merupakan virus penyebab Acquired Immunce Deficiency Syndrome (AIDS).

Syarifah Liza Putri Sriyati Alkadrie Terpilih sebagai Duta HIV/AIDS Provinsi Kalbar 2022

Apa itu Apretude?

Melansir situs resmi FDA, Apretude (cabotegravir extended-release injectable suspension) digunakan pada orang dewasa dan remaja yang berisiko dengan berat setidaknya 35 kilogram untuk mengurangi risiko tertular HIV.

Apretude awalnya diberikan sebagai suntikan ke otot pantat satu kali setiap bulan selama dua bulan pertama, dilanjutkan suntikan satu kali setiap dua bulan.

Pasien dapat memulai pengobatan dengan Apretude atau meminum cabotegravir (Vocabria) oral selama empat minggu untuk menilai toleransi terhadap tubuhnya.

Dalam penggunaannya, PrEp membutuhkan tingkat kepatuhan yang tinggi agar efektif.

Hari AIDS Sedunia, 2021 Dinkes Pontianak Temukan 59 Kasus HIV/AIDS

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved