Presiden Jokowi Tunaikan Janji di Kalbar, Sutarmidji Sebut Biaya Jembatan Sungai Sambas 436 Miliar
"Jembatan Sungai Sambas Besar segera dibangun kepastian ini setelah di tandatangani kontrak pembangunan hari ini," ucap Sutarmidji.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kabar baik untuk masyarakat Kalimantan Barat khususnya warga Sambas.
Gubernur Kalbar, Sutarmidji memastikan jika pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar akan segera dimulai.
Saat diwawanacarai, Sutarmidji menerangkan biaya pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar menelan biaya yang cukup besar.
Kepastian realisasi pembangunan tersebut disampaikan Sutarmidji sehari setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Kalbar pada Rabu 8 Desember 2021 kemarin.
• Gubernur Sutarmidji Rayu Presiden Jokowi Beli Jaket Bomber Motif Tenun Ikat Khas Dayak Sintang
Jokowi dan Sutarmidji bertemu di Sintang untuk meresmikan Bandar Udara Tebelian.
Mereka juga meninjau dampak bencana banjir serta membicarakan program penanggulangan jangka pendek hingga panjang kedepannya.
"Jembatan Sungai Sambas Besar segera dibangun kepastian ini setelah di tandatangani kontrak pembangunan hari ini," ucap Sutarmidji yang masih melakukan kunjungan kerja di Sintang Kalbar, Kamis 9 Desember 2021.
• Sutarmidji Tegas Akan Tindak dan Beri Sanksi ASN yang Ketahuan Pungli dan Melakukan Mark Up
Mantan Wali Kota Ponianak dua periode menyebutkan nilai pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar berdasarkan kontrak pembangunan yang ada sebesaar Rp 436 miliar.
Sutarmidji yakin dengan adanya pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar akan memberikan dampak yang luar biasa nantinya pada masyarakat Kalbar khususnya di Sambas.
Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar ini bagian dari janji Jokowi.
"Jembatan ini adalah realisasi janji Pak Jokowi beberapa waktu lalu, terima kasih bapak Presiden, sehat selalu dan semoga semakin banyak infrastruktur vital yg dibangun di Kalbar, termasuk Duplikasi Jembatan Kapuas 1 dan Pembangunan Jembatan Kapuas 3" terang Sutarmidji.
Midji menyebutkan target dari pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar memakan waktu 2-3 tahun sampai bisa dioperasionalkan.
Sutarmidji menegaskan pembangunan di Kalbar terus berlanjut, Pemprov Kalbar sendiri terus membenahi infrastruktur yang ada.
Penganggaran APBD Provinsi Kalbar ditegaskannya memprioritaskan pembangunan untuk menunjang kemajuan Kalbar.
Memang pada dua tahun terakhir semua daerah termasuk Kalbar mendapat ujian karena harus berjibaku menangani pandemi Covid-19, tapi ia memastikan pembangunan tetap berjalan meskipun memang ada kendala akibat pandemi.