Breaking News:

Pameran Redam dan Diskusi Publik, Upaya KM Kalbar Ciptakan Kepedulian Pada Kekerasan Seksual

Ia juga menambahkan bahwa maraknya KS adalah karena seksualitas yang menyudutkan perempuan juga, seperti keperawanan yang identik dengan perempuan.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Dok Tim Dokumentasi Koalisi Muda Kalbar
Pameran dengan tema ‘Redam’ dan Reda serta diskusi publik bertema ‘Bedah Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021’ adalah satu dari sekian banyak rangkaian agenda yang dilakukan Koalisi Muda Kalbar di Bermuda Café, Jl. Pulau We Pontianak pada Selasa 07 Desember 2021 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Koalisi Muda Kalimantan Barat atau yang dikenal pula dengan sebutan KM Kalbar terus berupaya melakukan pencerdasan kepada publik guna terciptanya kepedulian terhadap isu kekerasan seksual yang marak terjadi saat ini.

Upaya ini diimplementasikan melalui Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang diselenggarakan sejak 25 November hingga 10 Desember 2021 dengan berbagai bentuk rangkaian kegiatan yang diselenggarakan.

Pameran dengan tema ‘Redam’ dan Reda serta diskusi publik bertema ‘Bedah Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021’ adalah satu dari sekian banyak rangkaian agenda yang dilakukan.

‘Redam’ dan ‘Reda’ bergabung menjadi REDAM merupakan pameran yang menampilkan pameran, lukisan, ilustrasi, foto hingga patung.

KONI Kota Pontianak akan Gelar Musorkot, Pendaftaran Bakal Calon Ketua Dibuka

REDAM sendiri dimaksudkan agar suara-suara yang teredam dapat dikeluarkan dan meredakan kegelisahan.

Pameran kolektif ini bertujuan untuk menyarakan keresahan dan mengalurkan ekspresi sebagai respon atas maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan situasi kritis dalam hal penanganan serta pencegahan dinegeri ini.

Pameran ini dilakukan bersamaan dengan diskusi publik, turut hadir Rustam yang merupakan Rektor IKIP PGRI Pontianak serta bertindak sebagai keynote speaker dalam diskusi tersebut.

Selain itu, hadir pula empat pemantik dalam diskusi bedah Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tersebut seperti Arniyanti (Pegiat Gemawan), Putriana (Ketua Rumah Perempuan dan Anak Kalbar), Mahrus Agustian (Ketua Rumah Diskusi Kalbar) serta Fitri Radiantini (Ketua KOHATI Badko Kalbar). Diselenggarakan di Bermuda Café, Jl. Pulau We Pontianak pada Selasa 07 Desember 2021 lalu.

Apresiasi diberikan oleh Rustam, Rektor IKIP PGRI Pontianak kepada Koalisi Muda Kalbar serta seluruh pegiat isu kemanusiaan yang ada dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Lebih jauh, sebagai pimpinan di institusi pendidikan ia juga turut mendorong serta mendukung Permendikbudristek yang sedang dibedah bersama dalam diskusi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved