Breaking News:

Lima Daerah di Kalbar Masuk PPKM Level 3 yang Diperpanjang Hingga 23 Desember 2021

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa dalam Indikator penentuan Level PPKM ada dua yakni ketahanan kesehatan yan

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ilustrasi - PPKM Level 3 diterapkan di Pontianak dan seluruh wilayah Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Inmendagri 65 tahun 2021 sejak 6 Desember 2021, dimana perpanjangan PPKM diperpanjang sampai 23 Desember 2021.

Adapun daerah di Kalbar yang masuk dalam kategori PPKM level 1 hanya Kabupaten Sekadau, dan Kota Singkawang.

Sedangkan daerah yang berada pada PPKM level 2 yakni Kabupaten Sambas, Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Melawi dan Kota Pontianak.

Lalu daerah di Kalbar yang berada pada PPKM level 3 yakni Mempawah, Ketapang, Landak, Kayong Utara, dan Kubu Raya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan bahwa dalam Indikator penentuan Level PPKM ada dua yakni ketahanan kesehatan yang tediri dari enam indikator, dan ketentuan dari Mendagri yakni apabila cakupan vaksinasi satu masih di bawah 50 persen maka level PPKM dinaikan satu level.

“Misalnya kabupaten di Kalbar ada yang Level 2, tapi karena cakupan vaksinasi masih 50 persen dinaikan menjadi level,”ujarnya kepada Tribun Pontianak,Selasa 7 Desember 2021.

Ia mencontohkan kenapa Melawi berada pada PPKM Level 2, sebab sebelumnya berada di PPKM Level 1, dan cakupan vaksinasi belum mencapai 50 persen.

Berubah Lagi! Aturan Baru PPKM Level 3 Resmi Batal saat Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

“Karena vaksinasi mempengaruhi perlindungan masyarakat, kalau masih dibawah 50 persen berarti pemerintah kabupaten kota belum maksimal dalam melindungi masyarakat terhadap serangan covid-19,”ujarnya.

Harisson mengatakan ada beberapa kabupaten yang sudah diatas 50 persen, padahal daerah tersebut sulit dijangkau.

Jadi bukan hanya Pontianak dan Singkawang saja, bahkan ada daerah yang harus didatangi dengan helikopter.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved