Pola Hidup Sehat

APA ITU Aborsi ? Ini Pasal 348 KUHP Tentang Aborsi

Prosedur ini dilakukan untuk mengangkat jaringan kehamilan, janin, dan plasenta dari rahim. Di beberapa negara, aborsi dianggap prosedur yang legal.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Kolase Tribun-Video.com
Pasal 348 KUHP Tentang Aborsi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aborsi adalah suatu prosedur yang dilakukan untuk mengakhiri masa kehamilan dengan sengaja sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.

Prosedur ini dilakukan untuk mengangkat jaringan kehamilan, janin, dan plasenta dari rahim.

Di beberapa negara, aborsi dianggap prosedur yang legal.

Berbeda dengan fakta aborsi di Indonesia yang masih dianggap ilegal kecuali atas persetujuan dokter.

Umumnya, aborsi disetujui berdasarkan alasan atau pertimbangan medis tertentu karena kondisi fisik hingga komplikasi kehamilan yang membahayakan nyawa bayi maupun ibu.

APA ITU Sianida dan Kegunaannya? Ini Cara Kerja Racun Sianida Hingga Sebabkan Kematian

Perlu diketahui bahwa aborsi tidaklah sama dengan keguguran karena proses berakhirnya kehamilan terjadi tanpa intervensi medis.

Ada banyak alasan yang membuat seseorang mengambil keputusan untuk melakukan rosedur ini.

Tidak menutup mata bahwa ada banyak wanita atau pasangan akhirnya mengambil keputusan aborsi karena kehamilan yang tidak direncanakan.

Maka dari itu, merencanakan kehamilan menjadi hal yang perlu dilakukan.

Berikut beberapa alasan mengapa seorang wanita memutuskan untuk melakukan aborsi, seperti:

  • Masalah dan kondisi pribadi.
  • Risiko kesehatan yang terjadi pada ibu .
  • Bayi akan mengalami kondisi medis tertentu setelah lahir.

HARGA OBAT BATUK Ibu dan Anak di Apotik, Obat Batuk Tradisional Herbal Alami

Berbagai Metode Aborsi

Ada dua metode yang digunakan dalam tindakan aborsi, yaitu penggunaan obat-obatan dan tindakan medis. Berikut ini adalah penjelasan mengenai kedua metode tersebut:

  • Metode aborsi dengan menggunakan obat

Aborsi dengan metode ini dilakukan dengan pemberian obat minum atau suntik yang dapat menghalangi hormon progesteron, sehingga lapisan rahim menipis.

Hal ini menyebabkan janin tidak dapat melekat dan tumbuh di dinding rahim.

Efek obat yang digunakan untuk aborsi juga akan menyebabkan rahim berkontraksi, sehingga embrio atau jaringan janin akan dikeluarkan melalui vagina.

  • Metode aborsi dengan tindakan medis
Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved