Breaking News:

Pemkab Kapuas Hulu Usulkan ke Kementerian PUPR Perhatikan Abutment Jembatan Kapuas & Penahan Tebing 

Wahyudi Hidayat menjelaskan, terjangan arus sungai Kapuas cukup deras mengikis atau menggerus abutment jembatan dan bibir pantai sungai Kapuas di seki

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Dok. Wakil Bupati Kapuas Hulu
Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan Bagian Perencanaan, saat meninjau melihat kondisi jembatan sungai Kapuas di Putussibau, Kamis 25 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat menyatakan, kalau dirinya bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dan Bagian Perencanaan, sudah melihat kondisi jembatan sungai Kapuas di Putussibau.

"Kita lihat bersama bahwa, abutment jembatan yang tergerus sungai, dan penahan tebing untuk warga di sekitar jembatan Kapuas, maka perlu untuk diusulkan kepada pihak Balai wilayah Sungai Kementerian PUPR," ujarnya kepada wartawan, Jumat 26 November 2021.

Wahyudi Hidayat menjelaskan, terjangan arus sungai Kapuas cukup deras mengikis atau menggerus abutment jembatan dan bibir pantai sungai Kapuas di sekitar pemukiman warga.

2022 Pemda Kapuas Hulu Lakukan Pengaspalan Jalan Simpang Silat ke Nanga Silat

"Maka kita sangat berharap harus menjadi perhatian khusus bagi Kementerian PUPR, terutama untuk abutment jembatannya tersebut," ucapnya.

Berita sebelumnya, ada sejumlah rumah warga di sekitar jembatan Kapuas khususnya ke hilir jembatan yaitu di daerah Teluk Barak Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan, telah terjadi longsor hingga memakan badan rumah, akibat dari mulai terkikis diterjang arus sungai Kapuas. 

Seorang Pemilik Rumah Longsor, HM Isa menyatakan, kejadian malam Minggu 2 Oktober 2021 (atau Sabtu malam), membuat bagian dapur rumah harus roboh akibat tanah longsor.

"Untung sebelum roboh barang-barang sudah dievakuasi dulu," ujarnya.

Dijelaskannya juga bahwa, kejadian longsor tersebut sudah terjadi sejak tahun 2020 lalu hingga saat ini.

"Jadi jika tidak segera ditanggulangi maka akan berdampak luas bagi pemukiman penduduk di daerah Teluk Barak," ucapnya.

Diharapkan juga, atas kejadian ini bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah, untuk mengatasi longsor yang terjadi di daerah Teluk Barak, jangan sampai terjadi lagi rumah warga longsor. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved