Breaking News:

Cara Daftar Guru Penggerak Kemendikbud Angkatan 5 Paling Lambat Jumat 5 November 2021

Kabar ini disampaikan akun Instagram resmi Ditjen GTK Kemdikbud RI, Senin 1 November 2021.

Editor: Nasaruddin
https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/
Tampilan laman pendaftaran Guru Penggerak Angkatan 5 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memperpanjang pendaftaran Calon Guru Penggerak (CGP) dan Calon Pengajar Praktik (CPP) Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan 5.

Proses pendaftaran baru akan ditutup pada hari Jumat 5 November 2021 pukul 23.59 WIB.

Kabar ini disampaikan akun Instagram resmi Ditjen GTK Kemdikbud RI, Senin 1 November 2021.

5 Kompetensi yang Harus Dimiliki Guru Penggerak dan Kriteria Guru Penggerak ! Cek Syarat Pendaftaran

"Bagi Bapak Ibu yang belum mendaftar atau menyelesaikan pendaftaran sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) dan Calon Pengajar Praktik (CPP) angkatan 5, segera selesaikan pendaftaran Anda maksimal pada 5 November 2021 pukul 23:59," tulis akun GTK Kemendikbud Ristek.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim menegaskan, Guru Penggerak adalah talenta pemimpin masa depan, seperti kepala sekolah, pengawas dan lainnya.

Ia menyebut lulusan Program Guru Penggerak (PGP) bakal mendapatkan prioritas untuk menempati posisi strategis di lembaga pendidikan.

“Dari awal saya ingin memastikan bahwa Guru Penggerak adalah talenta pemimpin masa depan, seperti kepala sekolah, pengawas, dan lain-lain," kata Nadiem.

"Untuk itu, kami merancang regulasi yang mendukung dan memastikan alumni Guru Penggerak benar-benar mendapatkan prioritas dan kesempatan pertama di posisi kepemimpinan,” ujar Nadiem seperti dirangkum dari laman Kemendikbud Ristek.

Program Guru Penggerak, lanjut Nadiem, merupakan pelatihan yang diberikan kepada guru sebagai upaya memberikan dampak nyata pembelajaran di kelas agar menjadi lebih menyenangkan dan bukan sekadar pendidikan dan pelatihan (diklat) biasa.

“Guru bukan sekadar dilatih cara mengajarnya saja, tetapi dibuka pemikirannya agar secara mandiri dapat bereksperimen dan percaya diri mengikuti instingnya dalam menciptakan format pembelajaran yang menyenangkan sehingga murid pun merasakan perbedaannya di kelas,” lanjut Nadiem.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved