Apakah Penderita Asam Lambung atau GERD Boleh Divaksin Covid-19?

Meski memiliki peranan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi Covid-19, tidak semua orang dapat menerima vaksi Covid-19.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
NET/Google
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Apakah penderita Asam Lambung atau GERD boleh menerima Vaksin Covid-19? Temukan jawabannya disini.

Pemerintah terus menggalakkan program vaksinasi Covid-19.

Hal ini bertujuan untuk membentuk kekebalan komunitas alias herd immunity.

Berdasarkan informasi di laman covid19.go.id, per Rabu 27 Oktober 2021, penambahan vaksinasi mencapai 2.138.919 dosis, terdiri dari vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua.

Menurut data Satgas Covid-19, angka vaksinasi pertama di Indonesia bertambah 1.155.423.

Dengan penambahan itu, total jumlah vaksinasi pertama sudah mencapai 115.502.524.

Peringati Hari Sumpah Pemuda, DPD KNPI Mempawah Gelar Gebyar Vaksinasi Covid-19

Adapun penambahan data vaksinasi kedua sebanyak 983.496.

Berarti total jumlah vaksinasi kedua di Indonesia mencapai 70.113.618.

Meski memiliki peranan penting dalam melindungi tubuh dari infeksi Covid-19, tidak semua orang dapat menerima vaksi Covid-19.

Pasalnya, ada beberapa kelompok yang tidak bisa mendapatkan vaksin Covid-19.

Salah satunya adalah penderita penyakit saluran pencernaan kronis atau asam lambung (GERD).

Informasi saja, GERD adalah singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease.

Ini merupakan kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar di dada yang biasa dikenal dengan sebutan heartburn.

Bolehkah penderita GERD menerima vaksin Covid-19?

Mengutip indonesiabaik.id, penyakit saluran pencernaan kronis yang tidak bisa menerima vaksinasi adalah celiac disease dan penyakit radang usus.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved