Pola Hidup Sehat
APA Itu Penyakit Klepto? Kenali Gejala Penyakit Klepto dan Cara Mengobatinya
Salah satu gejala yang bisa dimiliki oleh orang dengan kondisi ini adalah adanya kesulitan diri mereka untuk menahan rasa ingin mencuri.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Yaitu, melakukan suatu hal secara tiba-tiba sesuai suasana hati tanpa memikirkan akibatnya. Inilah kenapa peneliti mengaitkan adanya masalah dengan serotonin dengan penyakit mental “suka mencuri”.
2. Gangguan adiktif sebagai penyebab kleptomania
Mungkin pada awalnya tindakan kleptomania atau mencuri ini dilakukan karena terpaksa akibat kesulitan ekonomi.
Setelah berhasil melakukan pencurian sekali, dua kali, dan seterusnya, mencuri bisa jadi kebiasaan dan membuat ketagihan. Kenapa?
Mencuri dapat melepaskan dopamin, yaitu hormon yang merangsang perasaan senang.
Nah, perasaan tegang, senang, dan lega yang dilakukan setelah dan selama mencuri tersebut, kemungkinan menjadi dorongan seseorang untuk melakukannya berulang kali.
3. Ketidakseimbangan sistem opiod otak
Pengunaan obat terlarang, seperti opioid bisa menyebabkan ketidakseimbangan opioid di otak.
Akibatnya, seseorang akan jadi kecanduan dan ketergantungan dengan obat ini.
Ketergantungan opioid bisa menyebabkan gangguan adiktif; seseorang jadi tidak mampu menahan dirinya melakukan suatu hal.
Misalnya, mengambil barang milik orang lain dan kemungkinan melakukan tindakan tersebut berulang kali.
Pengobatan Kleptomania
Kleptomania tidak bisa diatasi seorang diri dan akan berlangsung terus-menerus jika tidak ditangani secara medis.
Untuk menangani gangguan ini, dokter dapat menggunakan metode psikoterapi, pemberian obat-obatan, atau kombinasi keduanya.
- Psikoterapi
Jenis psikoterapi yang biasanya digunakan untuk menangani kleptomania adalah terapi perilaku kognitif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/apa-itu-penyakit-klepto-kenali-gejala-penyakit-klepto-dan-cara-mengobatinya.jpg)