Pola Hidup Sehat
APA Itu Penyakit Klepto? Kenali Gejala Penyakit Klepto dan Cara Mengobatinya
Salah satu gejala yang bisa dimiliki oleh orang dengan kondisi ini adalah adanya kesulitan diri mereka untuk menahan rasa ingin mencuri.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
Kleptomania umumnya akan melakukan aksi pencurian secara spontan, terjadi begitu saja.
Ini karena dorongan mencuri dan rasa gelisah yang timbul bisa datang kapan saja.
4. Sering kambuh
Selain menimbulkan rasa cemas, gelisah, dan spontan mencuri, orang dengan kondisi gangguan ini umumnya akan mengalami masa kambuh.
Episode kambuh ini bisa terjadi kapan saja.
Gejala lainnya:
- Merasa tertekan, cemas, atau terangsang yang hanya bisa diatasi dengan mencuri
- Merasa sangat bersalah, menyesal, membenci diri sendiri, malu, atau takut ditangkap setelah mencuri
- Bukan sebagai aksi balas dendam atau cari perhatian
- Namun selepas itu, muncul kembali keinginan untuk mencuri dan siklus klepto nya kambuh
Jika dibiarkan tanpa penanganan, kleptomania bisa menimbulkan banyak masalah pada kehidupan penderitanya, baik dalam lingkup keluarga maupun pekerjaan.
Penderita kleptomania dapat merasa bersalah, malu, bahkan membenci dirinya sendiri.
Perasaan tersebut muncul dari kesadaran bahwa mencuri adalah tindakan yang salah, tetapi dia tidak bisa menahan dorongan untuk mencuri.
Kondisi lain yang diduga dapat timbul akibat menderita kleptomania meliputi:
- Depresi
- Kecanduan alkohol
- Penyalahgunaan NAPZA
- Gangguan kecemasan
- Gangguan kepribadian
- Gangguan bipolar
- Percobaan bunuh diri
• APA Itu Penyakit Jantung Rematik? Ini Gejala Penyakit Jantung Rematik dan Cara Mengobatinya
Penyebab Penyakit Kleptomania
Sebenarnya penyakit “suka mencuri” ini tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa teori menunjukkan bahwa adanya perubahan otak pada pasien dengan kondisi ini dikaitkan dengan beberapa hal, seperti:
1. Adanya masalah dengan serotonin
Serotonin adalah zat kimia alami yang diproduksi tubuh dari asam amino trytophan dan dapat ditemukan pada otak, sistem pencernaan, dan dalam trombosit darah.
Serotonin memiliki peran penting bagi tubuh, seperti membantu proses penyembuhan luka, menjaga kesehatan tulang, serta mengatur suasana hati dan emosi.
Kadar serotonin di dalam tubuh sangat rendah, bisa membuat seseorang rentan mengalami perilaku impulsif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/apa-itu-penyakit-klepto-kenali-gejala-penyakit-klepto-dan-cara-mengobatinya.jpg)